Sosok Kolonel Antonious di Mata Keluarga: Sederhana, Bertanggung Jawab, dan Jadi Teladan

news.fin.co.id - 14/05/2025, 13:18 WIB

Sosok Kolonel Antonious di Mata Keluarga: Sederhana, Bertanggung Jawab, dan Jadi Teladan

Keluarga korban pemusnahan amunisi mengungkapkan sosok Kepala gudang amunisi Gupusmu III Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad), Kolonel Cpl Antonious Hermawan saat tidak bertugas.

fin.co.id – Keluarga besar Kolonel Cpl Antonious Hermawan, Kepala Gudang Amunisi Gupusmu III Pusat Peralatan TNI Angkatan Darat (Puspalad), mengenang sosoknya sebagai pribadi sederhana dan penuh tanggung jawab. Antonious menjadi salah satu korban dalam insiden ledakan saat pemusnahan amunisi di kawasan pesisir Pantai Cibalong, Garut.

Sepupu Antonious, Eko, mengungkapkan bahwa almarhum dikenal sebagai sosok semeleh—istilah Jawa yang menggambarkan pribadi apa adanya dan bersahaja.

“Mas Anton itu orangnya semeleh, artinya apa adanya. Kalau bekerja, selalu penuh tanggung jawab,” kata Eko saat ditemui di Bekasi, Rabu, 14 Mei 2025.

Selalu Jadi Panutan Sejak Muda

Advertisement

Eko menuturkan, sejak duduk di bangku SMA, Antonious sudah menunjukkan kepedulian tinggi terhadap keluarga. Ia selalu berusaha menyelesaikan pekerjaan rumah agar tidak merepotkan orang tuanya.

“Itu jadi pembelajaran buat sepupu-sepupu dan anak saya juga,” ujarnya.

Kepedulian dan kesederhanaan Antonious membuatnya menjadi figur panutan dalam keluarga. Eko pun menjadikan sosoknya sebagai teladan untuk mendidik anak-anak di rumah.

Sempat Pulang Minta Restu Sebelum Bertugas

Eko juga mengungkapkan bahwa Antonious baru saja mendapat penugasan di Garut. Biasanya, sebelum berangkat dinas, ia selalu pulang ke rumah untuk berpamitan dan meminta doa restu dari keluarga.

Namun, kali ini berbeda. Antonious langsung berangkat dari kantor ke lokasi tugas tanpa sempat pulang.

“Biasanya Mas Anton itu pulang dulu, tapi kemarin langsung dinas dari kantor ke Garut,” jelas Eko.

Jenazah Akan Dimakamkan di Yogyakarta

Jenazah Antonious akan diterbangkan ke Yogyakarta untuk dimakamkan pada sore hari. Prosesi misa akan digelar pukul 16.00 WIB sebelum pemberangkatan dari bandara.

Advertisement

“Nanti ada misa jam 4 sore, terus jam 09.00 pagi jenazah diterbangkan, lalu langsung menuju pemakaman setelah misa,” jelasnya.

TNI AD Gelar Investigasi Ledakan di Garut

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID