“Warga di sekitar lokasi diminta untuk menjauh karena potensi longsor susulan masih cukup tinggi,” katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA, lokasi longsor diketahui merupakan area galian C di Gunung Kuda Cirebon yang aktif beroperasi, namun status perizinan belum dapat dipastikan.
Insiden ini merupakan kali kedua di Gunung Kuda. Sebelumnya pada 2014, longsor serupa juga terjadi di lokasi yang tidak jauh dari titik longsor saat ini.