fin.co.id - PT Pertamina (Persero) memastikan suplai energi berjalan baik, terutama Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa libur Idul Adha 1446 Hijriah/2025. Pernyataan itu disampaikan Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso.
"Seluruh infrastruktur Pertamina senantiasa bersiaga untuk memastikan kelancaran penyaluran, selain itu telah merancang upaya mitigasi apabila dilakukan penambahan pasokan secara fakultatif, " kata Fadjar dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 6 Juni 2025.
Selain BBM dan LPG, kata Fadjar, Pertamina juga menjaga ketersediaan Avtur selama perayaan Idul Adha 1446 Hijriah. Pertamina, kata dia, di seluruh lini bisnis tetap beroperasi dengan maksimal dan memonitor pasokan energi mencukupi kebutuhan.
Tidak hanya itu, kata dia, pada perayaan Idul Adha ini Pertamina Group menyalurkan 3.886 hewan kurban, terdiri dari 1.848 ekor sapi dan 2.038 ekor kambing ke seluruh Indonesia Hewan kurban tersebut berasal dari Pertamina Holding, Sub Holding serta anak perusahaan.
Pertamina Holding menyalurkan 171 ekor sapi dan 110 kambing ke ke 31 kota/kabupaten, Sub hHolding Upstream 663 ekor sapi dan 442 ekor kambing. Sementara, Sub Holding Refining & Petrochemical menyalurkan 372 ekor sapi dan 258 ekor kambing, Sub Holding Pertamina NRE 48 ekor sapi dan 58 ekor kambing, serta Sub Holding Integrated Marine Logistics 64 ekor sapi dan 41 ekor kambing. Sementara, Subholding Gas 121 ekor sapi 834 ekor kambing.
"Momen Idul Adha menjadi saat yang tepat untuk berbagi dan menyebarkan energi kebaikan kepada sesama. Melalui operasional Pertamina yang berada di seluruh penjuru nusantara, Pertamina dapat menebarkan berkah ini dengan masyarakat yang ada di semua wilayah," kata Fadjar.
Dia berharap, penyaluran hewan kurban dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia, sehingga berkah Idul Adha bisa dirasakan bersama. Pertamina bekerja sama dengan Badan Dakwah Islamiyah (BDI) Pertamina, takmir masjid, musala, yayasan, dan lembaga sosial keagamaan di seluruh wilayah operasional perusahaan.