fin.co.id - Apakah mungkin warga pelosok bisa konsultasi langsung dengan dokter spesialis tanpa harus menempuh perjalanan berjam-jam?
Mobile Clinic Telemedicine hadir menjawab tantangan keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah terpencil. RSUD Banten melalui inovasi layanan berbasis teknologi ini kini mampu menjangkau masyarakat di daerah seperti Lebak dan Pandeglang.
Mobile Clinic Telemedicine menjadi solusi nyata untuk mengatasi ketimpangan layanan kesehatan. Direktur RSUD Banten, dr. Danang Hamsah Nugroho, M.Kes, menegaskan bahwa layanan ini bukan sekadar mobil keliling biasa. “Kami ingin mendekatkan layanan kesehatan bermutu yang dilengkapi alat diagnostik canggih ke masyarakat yang selama ini kesulitan akses, terutama di Banten Selatan,” jelasnya kepada fin.co.id, Senin, 16 Juni 2025.
Mekanisme Kerja Layanan Mobile Clinic Telemedicine
Pelayanan konsultasi dokter spesialis melalui Mobile Clinic Telemedicine, menggunakan aplikasi khusus (Dok. RSUD Banten)
Dikoordinasi dengan Dinas Kesehatan kabupaten/kota, layanan ini ditujukan ke desa-desa yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan. Masyarakat tidak perlu mendaftar secara daring. Puskesmas setempat akan menyosialisasikan jadwal dan titik layanan yang telah ditentukan.
Setiap unit Mobile Clinic dilengkapi dengan dokter dan tenaga medis yang sudah mendapat pelatihan menggunakan teknologi seperti EKG, USG, Rontgen, dan laboratorium sederhana. Melalui koneksi internet satelit Starlink, dokter di lapangan bisa langsung berkonsultasi secara real time dengan dokter spesialis di RSUD Banten.
“Warga cukup datang ke lokasi, dan pemeriksaan dilakukan langsung. Kalau diperlukan, konsultasi dengan dokter spesialis dilakukan melalui sistem telemedicine,” terang dr. Danang.
Dua Unit, Lima Titik, Jadwal Pasti
2 Unit Mobile Clinic Telemedicine, siap mengawal program Banten Sehat (Dok. RSUD Banten)
Saat ini, dua unit Mobile Clinic beroperasi secara bergilir di Pandeglang dan Lebak. Penjadwalan layanan dilakukan tetap, mirip konsep SIM keliling. “Kepastian jadwal itu penting. Kalau warga tahu setiap Senin ada USG, mereka bisa bersiap dan datang tepat waktu,” jelas dr. Danang.