Tidak ada pembatasan peserta. Semua masyarakat, baik peserta BPJS maupun tidak, bisa memanfaatkan layanan ini secara gratis. RSUD Banten juga tengah menjajaki kerja sama agar layanan ini bisa diklaim melalui skema BPJS ke depannya.
Tingkat Kepuasan dan Antusias Masyarakat
Pelayanan kesehatan USG pada Mobile Clinic Telemedicine (Dok. RSUD Banten)
Antusiasme warga sangat tinggi. Dalam satu kali kunjungan, jumlah warga yang melakukan pemeriksaan gratis bisa mencapai 100 orang. “Bahkan banyak puskesmas yang minta wilayahnya juga dijangkau. Kami sampai kewalahan karena hanya punya dua unit,” ungkap dr. Danang.
Temuan awal juga menunjukkan hasil signifikan. Banyak ibu hamil yang datang untuk pemeriksaan USG, dan beberapa kasus gizi buruk dan stunting berhasil terdeteksi untuk segera dirujuk ke rumah sakit.
Harapan untuk Masa Depan
Menurut dr. Danang, tantangan terbesar saat ini adalah kelelahan tim medis akibat rute jauh dan intensitas kerja tinggi. “Kami atasi dengan sistem rotasi petugas dan pelatihan tambahan. Harapannya, program ini bisa terus diperluas dan mendapat dukungan dari BPJS agar keberlanjutannya lebih terjamin,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa inisiatif Mobile Clinic Telemedicine merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah daerah, termasuk Gubernur Banten, untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan secara inklusif dan merata.
Sebagai informasi, Mobile Clinic Berbasis Telemedicine resmi diluncurkan untuk menjawab tantangan keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah terpencil Banten. Langkah ini menjadi bagian dari program prioritas "Banten Sehat" yang diusung Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah.
Gubernur Banten Andra Soni, saat meresmikan peluncuran Mobile Clinic Telemedicine
Gubernur Banten Andra Soni meresmikan peluncuran Mobile Clinic Berbasis Telemedicine pada Rabu, 4 Juni 2025, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang. Inisiatif ini merupakan bagian dari misi besar Pemprov Banten untuk mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat, terutama yang tinggal di daerah dengan keterbatasan fasilitas.