fin.co.id - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menegaskan hingga kini Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) masih berjalan dan belum seluruh jalur dibuka. Hal ini ditegaskan Disdik menanggapi pemberitaan Disway Group pyang tayang pada tanggal 17 Juni 2025 dengang judul "Gagal Masuk Sekolah Negeri! 142 Ribu Siswa DKI Jakarta Tak Lolos SPMB 2025".
Pemberitaan Disway.id tersebut kemudian dikutip oleh akun Instagram @jakut.info pada Minggu, 6 Juli 2025.
Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah menegaskan, angka siswa yang tidak lolos SPMB tersebut belum final.
"Angka yang disebutkan tersebut belum final dan tidak menggambarkan keseluruhan hasil proses SPMB," kata Taga kepada Disway Group, Senin, 7 Juli 2025.
Taga melanjutkan terkai tanggapan masyarakat yang menyebut bahwa jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, dan Mutasi hanya mengutamakan nilai akademik, usia, dan jarak domisili adalah tidak benar.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta melaksanakan proses SPMB berdasarkan dan telah sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.
"Proses ini dirancang untuk menjamin prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas," tambah Taga.
Menyikapi kekhawatiran masyarakat mengenai mahalnya biaya sekolah swasta dan keterbatasan daya tampung sekolah negeri, Dinas Pendidikan telah melakukan langkah afirmatif dengan membuka jalur SPMB Bersama.
Pada tahun ini, jalur tersebut melibatkan:
- 138 SMP Swasta dengan daya tampung 1.626 murid baru
- 121 SMA Swasta dengan daya tampung 1.761 murid baru
- 145 SMK Swasta dengan daya tampung 2.785 murid baru.
"Inisiatif ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga kurang mampu," terangnya.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengimbau agar seluruh media dapat menyampaikan informasi secara akurat dan proporsional. Hal ini agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Untuk informasi terkini dan valid terkait SPMB 2025, masyarakat dapat mengakses kanal resmi media sosial SPMB DKI Jakarta. Apabila terdapat kendala atau aduan, silakan menghubungi Posko SPMB yang tersedia di seluruh sekolah negeri, Suku Dinas Pendidikan, dan kantor Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, baik secara luring maupun daring," pungkasnya.