Setrum Masa Depan dari Karawang

news.fin.co.id - 11/07/2025, 09:29 WIB

Setrum Masa Depan dari Karawang

Terutama jika pabrik melakukan produksi komponen baterai dari bahan mentah seperti nikel, yang berpotensi menimbulkan pencemaran tinggi. 

Kilas Balik Mobil Listrik & Hybrid di Indonesia Semester I 2025

Data Gaikindo menunjukkan dinamika menarik dalam preferensi konsumen Indonesia terhadap kendaraan elektrifikasi.

Peningkatan Pesat Penjualan Mobil Hybrid (HEV): 

Advertisement

Data Gaikindo menunjukkan penjualan Mobil Hybrid Electric Vehicle (HEV) di Indonesia justru mengalami peningkatan signifikan. 

Pada Januari-Mei 2024, total penjualan HEV mencapai 21.485 unit. Angka ini melonjak menjadi 22.819 unit pada periode yang sama di tahun 2025. 

Ada kenaikan sekitar 1.334 unit. Ini mengindikasikan konsumen Indonesia masih melihat HEV sebagai jembatan yang menarik menuju elektrifikasi.

Pemain Utama HEV: 

Toyota mendominasi pasar HEV dengan penjualan 13.814 unit pada Januari-Mei 2025. Model terlaris adalah All New Kijang Innova Zenix Q CVT TSS 2.0 HEV (CKD, Indonesia) yang berkontribusi 4.698 unit.

Penurunan Minat Pembelian Mobil Listrik Baterai (BEV): 

Sementara itu, segmen Battery Electric Vehicle (BEV) menunjukkan tren yang berbeda. Pada Januari-Mei 2024, penjualan BEV mencapai 13.175 unit. 

Namun, pada periode yang sama di tahun 2025, angka tersebut menurun drastis menjadi 8.662 unit, menandakan penurunan minat pembelian sekitar 4.513 unit.

Kukuh Kumara menjelaskan penurunan ini disebabkan oleh tekanan daya beli masyarakat di tengah situasi ekonomi yang belum stabil. 

"Secara ekonomi kan juga lagi berat gitu kan. Jadi orang cenderung untuk menunda ataupun ya untuk sementara belum beli mobi. Apalagi mobil listrik juga ya," ujarnya. 

Selain itu, harga mobil listrik yang masih relatif mahal menjadi penghalang utama. 

Advertisement
Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID