Warga Eks Kampung Bayam Resmi Tempati Rusun JIS

news.fin.co.id - 08/08/2025, 15:39 WIB

Warga Eks Kampung Bayam Resmi Tempati Rusun JIS

Sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) yang sebelumnya tinggal di kawasan eks Kampung Bayam, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kini telah resmi menempati Hunian Pekerja Pendukung Operasional Jakarta International Stadium (HPPO JIS), atau yang lebih dikenal dengan Rusun JIS. Foto: Cahyono

fin.co.id - Sebanyak 30 Kepala Keluarga (KK) yang sebelumnya tinggal di kawasan eks Kampung Bayam, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kini telah resmi menempati Hunian Pekerja Pendukung Operasional Jakarta International Stadium (HPPO JIS), atau yang lebih dikenal dengan Rusun JIS, Kamis, 7 Agustus 2025.

Kepindahan tersebut merupakan bagian dari realisasi janji politik Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Wakil Gubernur Rano Karno yang mereka sampaikan selama masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta tahun 2024.

"Kami sudah mendapatkan laporan dari Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, kalau per kemarin Kamis (7/8/2025) sebanyak 30 Kepala Keluarga sudah memindahkan barangnya ke HPPO JIS dan sudah menempati unitnya masing-masing," ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, Jumat, 8 Agustus 2025.

Selain memfasilitasi kepindahan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga memberikan bantuan berupa 30 paket sembako, satu unit kursi roda, serta layanan administrasi kependudukan dari Dinas Dukcapil.

Advertisement

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak, termasuk Lurah Papanggo, perwakilan dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, dan personel dari Satpol PP.

Chico menilai langkah ini menjadi bukti nyata dari komitmen Gubernur Pramono dan Wakil Gubernur Rano Karno dalam mendukung kelompok masyarakat rentan. Ia menyebut, janji yang disampaikan Pramono untuk meningkatkan taraf hidup warga Jakarta bukan sekadar retorika.

"Karena kita tahu, cukup lama warga eks Kampung Bayam hidup dalam ketidakpastian, ketika Pak Pramono dan Bang Doel menjabat, tidak sampai satu tahun persoalan selesai, ini soal komitmen dan keberanian pemimpin untuk bertindak," pungkas Chico.

Sebelumnya, seluruh warga eks Kampung Bayam telah menyepakati untuk menempati unit di Rusun JIS. Kesepakatan itu ditegaskan melalui penandatanganan kontrak antara warga dan pihak PT Jakpro yang berlangsung di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, pada Jumat, 1 Agustus 2025.

Dengan disepakatinya relokasi tersebut, maka proses pemindahan yang sempat mengalami beberapa kali penundaan kini telah selesai secara menyeluruh.

Ketua Kelompok Tani Kampung Bayam Madani, Furqon, menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur DKI Jakarta atas perhatian dan komitmen yang telah ditunjukkan.

"Kami warga Kampung Bayam ini menganggap Bapak Gubernur Pramono Anung sebagai ayah kami, bapak kami, dan kami sebagai anaknya. Maka kami akan terus mendukung dan melindungi ayah kami. Terima kasih kepada Bapak Pramono yang telah peduli dan memperjuangkan kami," kata Furqon.

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengatakan, relokasi ini merupakan bagian dari instruksi langsung Gubernur Pramono Anung yang bertujuan memastikan warga mendapatkan hunian yang layak.

"Saya berkewajiban di bawah arahan Pak Gubernur Pramono Anung untuk memastikan Bapak dan Ibu sekalian mendapatkan hak hidup yang layak. Saya sendiri sudah mengecek kondisi unit HPPO, air mengalir deras dan lancar. Kalau tidak percaya, tanya saja kepada warga yang sudah lebih dulu setuju pindah dan meninjau langsung," terang Hendra.

Advertisement

(Cahyono)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID