Sehingga ini sangat mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengunjung lainnya.
Mas Pram pun meminta pada Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta agar disediakan tempat parkir bertingkat untuk kendaraan roda empat.
"Dengan demikian, dalam waktu dekat pasti akan kami larang mobil tidak boleh lagi masuk ke dalam," tegasnya.
Kemudian Mas Pram juga akan menyediakan shuttle bus atau bus wara-wiri bagi pengunjung untuk berkeliling menikmati wisata satwa.
Urusan tiketing juga tidak lepas dari perhatiannya. Pramono minta ke depan agar tempat konservasi satwa ini dikelola lebih profesional.
"Dari hal-hal kecil kita akan lakukan perbaikan," pungkasnya. (Cahyono)