KPK Gandeng PPATK Telusuri Dugaan Rekening Siluman dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

news.fin.co.id - 18/08/2025, 17:16 WIB

KPK Gandeng PPATK Telusuri Dugaan Rekening Siluman dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto ungkap alasan rumah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil alias Kang Emil di geledah pada Senin, 10 Maret 2025, kemarin. (Ayu Novita)

Beberapa hari setelahnya, tepatnya 11 Agustus 2025, KPK menerbitkan surat pencegahan ke luar negeri bagi Yaqut, staf khususnya Ishfah Abidal Aziz, serta pemilik Maktour Travel, Fuad Hasan Masyhur.

Sikap Yaqut

Juru bicara Yaqut, Anna Hasbie, menegaskan bahwa pihaknya akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

"Sebagai bagian dari masyarakat yang menghormati hukum, beliau menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum guna menyelesaikan perkara ini sesuai ketentuan yang ada," ujar Anna pada 12 Juli 2025.

Advertisement

Ia menambahkan bahwa keberadaan Yaqut akan selalu disesuaikan dengan kebutuhan penyidikan.

"Beliau menegaskan bahwa keberadaannya di Indonesia akan disesuaikan dengan kebutuhan penyidikan, demi terungkapnya kebenaran secara transparan dan adil," terangnya.

Anna juga menegaskan bahwa Yaqut percaya proses hukum ini akan berjalan secara objektif serta proporsional.

(Ayu Novita)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID