Saat ini, KPK masih mengumpulkan bukti dan keterangan tambahan terkait peran Sudewo. Proses pemeriksaan hari ini menjadi bagian dari upaya memperjelas sejauh mana keterlibatan Bupati Pati tersebut dalam proyek DJKA. Asep menegaskan bahwa pemeriksaan tidak berhenti pada satu titik proyek saja, tetapi akan meluas ke wilayah lain.
“Kami masih menunggu prosesnya secara lengkap. Yang bersangkutan (Sudewo) tidak hanya di proyek yang itu, hampir di seluruh proyek ada perannya,” ucap Asep menambahkan.
Pemeriksaan terhadap Sudewo menambah panjang daftar pihak yang terseret dalam kasus dugaan korupsi DJKA. Hingga kini, KPK belum mengumumkan status hukum baru terhadap Bupati Pati tersebut, apakah hanya sebagai saksi atau berpotensi naik menjadi tersangka.
Keseriusan KPK Tangani Korupsi Infrastruktur
KPK menegaskan komitmennya untuk terus menuntaskan kasus suap DJKA. Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut pembangunan infrastruktur transportasi kereta api yang seharusnya menjadi fasilitas penting bagi masyarakat. Dugaan praktik suap justru memperlihatkan adanya penyimpangan dalam proses pembangunan tersebut.
Dengan pemeriksaan Sudewo, publik menunggu langkah selanjutnya dari KPK, termasuk kemungkinan adanya tersangka baru. Kasus ini diharapkan bisa menjadi pelajaran penting agar proyek strategis nasional bebas dari praktik korupsi. (Ayu Novita)