Polisi Bubarkan Aksi Tolak Kenaikan Tunjangan DPR dengan Gas Air Mata di Senayan

news.fin.co.id - 25/08/2025, 19:48 WIB

Polisi Bubarkan Aksi Tolak Kenaikan Tunjangan DPR dengan Gas Air Mata di Senayan

Aksi unjuk rasa gabungan yang diikuti mahasiswa, pelajar, dan warga sipil menolak kebijakan kenaikan tunjangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berakhir ricuh.

fin.co.id - Aksi unjuk rasa gabungan yang diikuti mahasiswa, pelajar, dan warga sipil menolak kebijakan kenaikan tunjangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berakhir ricuh. Demonstrasi yang berlangsung di kawasan Jalan Gerbang Pemuda, tepatnya di depan Gedung TVRI, Senayan, Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025, dibubarkan aparat kepolisian menjelang malam hari.

Aksi ini sebelumnya tersebar melalui media massa dan media sosial sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

Sekitar pukul 17.58 WIB, aparat mulai membubarkan massa yang masih bertahan. Sebagian besar peserta yang tersisa adalah pelajar berseragam putih abu-abu. Massa sempat memprovokasi dengan meneriakkan yel-yel dan melakukan aksi dorong terhadap barikade polisi.

Situasi yang semakin memanas membuat aparat mengambil langkah tegas. Polisi menembakkan gas air mata untuk memukul mundur massa dan memaksa mereka membubarkan diri. Massa kemudian berlarian ke arah Jalan Asia Afrika.

Advertisement

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait jumlah korban maupun penangkapan. Aparat kepolisian masih bersiaga di sekitar lokasi untuk mencegah potensi kericuhan lanjutan.

(Fajar Ilman)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID