"Saya ingin sekali pertama saya meminta maaf kepada Presiden Pak Prabowo," kata Noel di Gedung Merah Putih KPK, Jumat, 22 Agustus 2025. "Yang kedua saya minta maaf kepada anak dan istri saya. Yang ketiga, saya minta maaf terhadap rakyat Indonesia," lanjutnya.
Noel juga meluruskan kabar yang beredar. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan kasus yang menjeratnya bukanlah kasus pemerasan.
"Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya tidak di-OTT. Pertama itu, kedua, kasus saya bukan kasus pemerasan, agar narasi di luar tidak menjadi narasi yang kotor," jelasnya. (Anisha Aprilia)