Kerugian Akibat Kemacetan di Jabodetabek Tembus Rp 100 Triliun per Tahun

news.fin.co.id - 27/08/2025, 11:46 WIB

Kerugian Akibat Kemacetan di Jabodetabek Tembus Rp 100 Triliun per Tahun

Kemacetan di Jakarta

Di tempat yang sama, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mencatat, di tahun 2024 pertumbuhan kendaraan di Jakarta mencapai 850.901 unit.

Kalau dirata-rata kata Komarudin, jika dibagi jumlah hari kerja dalam satu tahun, maka pertumbuhan kendaraan di Jakarta teraglomerasi, sebanyak 3.000 unit setiap harinya.

"Kalau kita bagi juga 850.000, kita anggap 10 persen saja itu roda empat, berarti akan ada di kisaran angka 85.000," ujar Komarudin.

Inilah gambaran mengapa Jakarta setiap hari mengalami kemacetan yang semakin padat. 

Advertisement

Ini diperparah dengan tingkat kepatuhan lalu lintas pengendara roda dua maupun roda rmpat yang kian menurun. 

Untuk mengatasi hal itu, kolaborasi antara Polda Metro Jaya dengan Dinas Perhubungan (Dishub) sangat diperlukan.

Sekarang ini Ditlantas Polda Metro Jaya menggagas program Mandala Quick Response. Di mana saat ini tersebar 4.438 kamera untuk memantau kemacetan yang bisa dilihat secara real-time.

Jika terpantau terjadi kemacetan di wilayah tertentu maka Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dihub akan menggerakan personelnya ke lokasi untuk mengurai kepadatan kendaraan.

"Alhamdulillah hasil evaluasi kami selama 2 bulan terakhir, kita telah mampu mengurangi waktu perjalanan masyarakat tertahan di Jakarta," pungkas Komarudin. (Cahyono)

Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID