Istana Bantah Pergantian Budi Gunawan karena Demo Ricuh

news.fin.co.id - 08/09/2025, 20:57 WIB

Istana Bantah Pergantian Budi Gunawan karena Demo Ricuh

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/2/2025). ANTARA/Melalusa Susthira

fin.co.id - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah isu yang menyebutkan bahwa pergantian Menko Polhukam Budi Gunawan (BG) berkaitan langsung dengan kerusuhan dalam aksi unjuk rasa yang terjadi belakangan ini. Ia menegaskan, keputusan tersebut merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Ya tidak ada, tidak ada kemudian karena sesuatu hal yang sangat spesifik begitu, tidak. Karena ini bagian semua evaluasinya kan menyeluruh," ujar Pras di Istana Negara, Senin, 8 September 2025.

Prasetyo juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, Presiden Prabowo belum menetapkan secara definitif siapa sosok yang akan mengisi posisi Menko Polhukam secara tetap.

"Berkenaan dengan posisi Menkopolkam untuk sementara waktu pak presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang beliau tugaskan untuk menjadi menko polkam, sehingga untuk sementara waktu beliau akan menunjuk ad interim untuk menjabat sebagai menko polkam," jelasnya.

Advertisement

Kendati demikian, Pras masih menutup rapat informasi terkait siapa figur yang akan ditunjuk menggantikan Budi Gunawan.

"Tunggu nanti diumumkan," imbuhnya.

Sebagai catatan, Presiden Prabowo pada hari yang sama melakukan reshuffle kabinet, Senin (8/9/2025), dengan mengganti sejumlah posisi strategis di kementerian.

Pras mengungkapkan bahwa reshuffle ini didasarkan pada berbagai masukan dan penilaian yang terus dilakukan oleh Presiden.

"Atas berbagai pertimbangan, masukan dan evaluasi yg dilakukan terus menerus oleh bapak presiden maka pada sore hari ini sekaligus bapak presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan kabinet merah putih pada beberapa jabatan kementerian," jelas Pras.

Kementerian yang mengalami pergantian pejabat antara lain adalah Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Kementerian Keuangan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Yang ketiga, kementerian perlindungan pekerja migran Indonesia, keempat, kementerian koperasi dan kelima kementerian pemuda dan olahraga," ucapnya.

Selain itu, Presiden Prabowo juga meresmikan satu kementerian baru dalam struktur kabinet, yakni Kementerian Haji dan Umrah.

"Untuk keenam kementerian yang tadi kami sebutkan, satu adalah kementerian yang baru (Kementerian Haji dan Umrah) dan lima kementerian yg terjadi perubahan susunan yang menjabat maka pada sore hari ini akan dilakukan pelantikan di Istana Negara," tutupnya.

Advertisement

(Anisha Aprilia)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID