fin.co.id - Seruan percepatan Reformasi Polri disuarakan ratusan massa dari Front Kebangsaan Solidaritas Buruh dan Mahasiswa dalam aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin, 22 September 2025. Mereka mendesak pemerintah segera menuntaskan agenda reformasi kepolisian yang dinilai mendesak untuk menjamin keamanan, keadilan, serta masa depan bangsa.
Koordinator aksi, Gilang Aulia Prasetya, menegaskan bahwa pemerintah harus memastikan langkah nyata, bukan sekadar retorika politik.
“Pemerintah jangan lagi menunggu momentum. Reformasi Polri harus direalisasikan sekarang juga. Kalau bangsa ini aman, rakyat bisa bekerja tenang, ekonomi berjalan lancar, dan lapangan kerja terbuka luas,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Gilang juga menyinggung meningkatnya provokasi aksi anarkis yang menurutnya hanya memperburuk kondisi masyarakat yang mendambakan kedamaian.
“Anarkisme harus dihentikan. Jangan biarkan rakyat jadi korban. Pemerintah harus fokus menjaga situasi kondusif, bukan sibuk saling menyalahkan,” tegasnya.
Selain menyerukan percepatan reformasi, massa juga menolak segala bentuk fitnah terhadap TNI-Polri yang mereka anggap sebagai penjaga utama stabilitas keamanan.
"Kami menolak adanya hasutan dan fitnah terhadap TNI-Polri. Suara buruh dan mahasiswa solid mendukung soliditas TNI-Polri dan pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui reformasi yang transparan," pungkas Gilang.