Gubernur Pramono Tebus 1.238 Ijazah yang Ditahan Sekolah, Warga Ungkap Rasa Syukur

news.fin.co.id - 03/10/2025, 15:56 WIB

Gubernur Pramono Tebus 1.238 Ijazah yang Ditahan Sekolah, Warga Ungkap Rasa Syukur

Warniti (51) tampak tersenyum lebar setelah berhasil menerima pemutihan ijazah putranya yang sebelumnya tertahan di sekolah.

fin.co.id - Warniti (51) tampak tersenyum lebar setelah berhasil menerima pemutihan ijazah putranya yang sebelumnya tertahan di sekolah.

Ia hadir mewakili anaknya dalam acara penyerahan pemutihan ijazah di halaman SMP Strada Santo Fransiskus Xaverius, Koja, Jakarta Utara, Jumat, 3 Oktober 2025. Warniti terlihat memeluk erat map merah stabilo berisi ijazah SMK milik anaknya.

Dia bercerita bahwa hampir setahun terakhir ijazah sang putra terkunci di laci sekolah lantaran menunggak biaya pendidikan sebesar Rp3 juta.

"Karena emang saya keadaannya kurang mampu. Jadi sampai ijazah anak pun tertahan," tuturnya sambil tetap tersenyum.

Advertisement

Putra Warniti berhalangan hadir karena sedang bekerja di sebuah restoran di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Ijazah itu rencananya akan langsung ia serahkan kepada anaknya sore hari.

"Ini nanti mau dikasihkan ke anak. Saya ngucapin terima kasih banyak untuk bantu Pak Gubernur," ucapnya penuh syukur.

Tidak hanya Warniti, Asnawi (61) juga datang untuk mengambil pemutihan ijazah anaknya. Putranya saat ini berada di Lampung mencari pekerjaan bersama saudaranya.

Pasca lulus SMA tahun lalu, sang anak mengalami kesulitan mencari kerja di Jakarta karena tidak memiliki ijazah.

"Sekarang lagi di Lampung sama kakaknya," kata Asnawi.

Ia menjelaskan, tunggakan sekolah terjadi setelah dana bantuan pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus untuk anaknya terhenti saat kelas 12. Pada saat yang sama, Asnawi sendiri tengah menganggur sehingga tak mampu menutupi biaya sekolah.

"Nganggur waktu itu, jadi gak kebayar uang sekolah," ujarnya.

Kini, setelah ijazah sudah berada di tangannya, Asnawi berharap anaknya bisa segera kembali ke Jakarta untuk melamar pekerjaan.

"Iya rencananya akan pulang," tambahnya.

Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo kembali menebus ijazah yang sempat ditahan pihak sekolah. Program pemutihan ini dilakukan bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta dan sudah keempat kalinya digelar.

Pada kesempatan kali ini, sebanyak 1.238 ijazah berhasil ditebus dengan total biaya Rp4,1 miliar. Prosesi penyerahan digelar di halaman SMP Strada Santo Fransiskus Xaverius.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID