"Hari ini saya bersyukur bahagia sekali bisa menyerahkan pemutihan ijazah sejumlah 1.238 yang kurang lebih kalau diuangkan Rp4,1 miliar," kata Pramono usai acara.
Ia menambahkan, hingga saat ini total sudah 3.297 ijazah ditebus dengan nilai mencapai Rp12 miliar. Tahun ini, Pemprov DKI menargetkan 6.652 ijazah warga yang tertahan karena tunggakan sekolah dapat diputihkan.
"Sehingga dengan demikian sampai dengan tahun depan pasti akan kami berikan kesempatan," ujarnya.
Pramono juga berharap penambahan kuota penerima KJP Plus dapat mencegah kasus penahanan ijazah terulang di masa depan. Hingga kini, jumlah penerima manfaat KJP Plus sudah meningkat menjadi 707.513 siswa, mulai dari jenjang SD hingga SMA sederajat.
"Mudah-mudahan tidak ada lagi yang ijazah tidak terambil," pungkasnya.
(Cahyono)