fin.co.id - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) telah menyiapkan 21 konter manual untuk membantu penumpang internasional dalam penggunaan aplikasi All Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran proses imigrasi bagi para pendatang.
Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana, menyatakan bahwa persiapan ini mencakup penyediaan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia yang memadai.
"Kami berkomitmen untuk mendukung penggunaan aplikasi All Indonesia dengan segala sumber daya yang kami miliki," ujarnya di Tangerang, Jumat (3/10/2025).
Dari total konter yang tersedia, 15 di antaranya berlokasi di Terminal 3 dan enam konter lainnya di Terminal 2. Konter-konter ini berfungsi untuk membantu penumpang yang memerlukan bantuan khusus dalam mencetak QR code All Indonesia sebelum melanjutkan perjalanan di Indonesia.
"Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi antrean panjang yang sering terjadi di terminal kedatangan internasional," ujarnya.
Selain itu, konter manual ini juga diperuntukkan bagi penumpang lansia atau mereka yang tidak memiliki telepon seluler, sehingga tetap dapat mencetak dokumen yang diperlukan.
Petugas imigrasi juga disiagakan untuk memantau dan membantu penumpang lansia yang ingin menggunakan auto gate.
"Hasil registrasi akan berupa printout yang dapat ditunjukkan atau dipindai oleh petugas imigrasi atau Bea Cukai saat tiba di Bandara Soetta," jelas Galih.
Untuk memastikan penumpang teredukasi dengan baik, belasan petugas imigrasi diturunkan untuk mendampingi penumpang dalam pengisian data di konter manual.
"Langkah ini diambil terutama bagi mereka yang belum familiar dengan aplikasi All Indonesia," imbuhnya.
Selama tiga bulan terakhir, uji coba aplikasi All Indonesia di Bandara Soetta menunjukkan tingkat kepatuhan penumpang mencapai 70 persen. Untuk meningkatkan efektivitas, jumlah petugas yang ditempatkan di Terminal 3 akan ditambah dari 7 menjadi 10-15 orang, sesuai dengan kepadatan arus penumpang.
"Dengan adanya dukungan ini, diharapkan proses kedatangan penumpang internasional di Bandara Soekarno-Hatta menjadi lebih cepat, efisien, dan nyaman," tandas Galih.