Nasional . 14/10/2025, 14:15 WIB

Purbaya ke Luhut: Family Office Bangun Sendiri, Jangan Pakai Uang Negara

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membiayai pembangunan proyek family office yang diusulkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan. Menurut Purbaya, proyek tersebut bukan prioritas penggunaan APBN dan sebaiknya dilaksanakan menggunakan skema pendanaan mandiri di luar anggaran negara.

“Saya sudah lama dengar isu itu, tapi biar saja. Kalau Dewan Energi Nasional (DEN) bisa bangun sendiri, ya bangun saja sendiri. Saya tidak akan mengalihkan anggaran ke sana,” ujar Purbaya saat ditemui wartawan di kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, Senin, 13 Oktober 2025.

Purbaya menegaskan, fokus utamanya adalah menjaga agar penggunaan APBN tetap tepat sasaran, tepat waktu, dan bebas dari penyimpangan.

“Saya fokus agar anggaran yang diberikan bisa dijalankan dengan baik—tepat waktu, tepat sasaran, dan tidak ada kebocoran. Itu saja,” tambahnya.

Purbaya juga menegaskan tidak terlibat sama sekali dalam perencanaan atau pembahasan proyek family office tersebut. Ia bahkan mengaku belum memahami secara detail konsep yang dimaksud.

“Tidak, saya tidak terlibat. Kalau mau jalan, ya saya doakan saja. Saya juga belum terlalu paham konsepnya, meskipun Pak Ketua DEN sering bicara soal itu. Saya belum pernah lihat bentuknya seperti apa,” jelasnya.

Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pemerintah tengah mempercepat proses pembentukan family office, yakni perusahaan pengelola investasi dan manajemen aset milik keluarga kaya dunia, yang ditargetkan dapat rampung pada akhir 2025.

Mengutip laporan Bloomberg, tujuan pembentukan family office tersebut adalah untuk menarik minat bank internasional, manajer aset, dan perusahaan ekuitas swasta global agar membuka operasi di Indonesia.

Luhut menambahkan, konsep family office saat ini sudah memasuki tahap finalisasi. Pemerintah juga disebut telah meminta masukan dari investor global Ray Dalio, pendiri Bridgewater Associates, salah satu perusahaan hedge fund terbesar di dunia.

(Anisha Aprilia)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com