Hukum dan Kriminal . 14/08/2026, 22:07 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Polrestabes Bandung menangkap seorang pria berinisial S (40) yang diduga menggunakan foto hasil kecerdasan buatan atau AI untuk menyamar sebagai anggota kepolisian. Dalam foto tersebut, S terlihat mengenakan seragam polisi dan diduga memanfaatkannya untuk meyakinkan korban sebelum mengambil uang tunai Rp600 ribu.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, pada Selasa (11/8) sekitar pukul 19.30 WIB. Polisi kemudian menemukan foto hasil AI tersebut di dalam telepon seluler milik pelaku.
Kapolsek Andir Kompol Triyono Raharjo mengatakan polisi menemukan foto yang menampilkan S mengenakan seragam polisi setelah melakukan pemeriksaan terhadap telepon seluler milik pelaku.
"Setelah kita lakukan pengecekan, di dalam handphone milik pelaku memang ada foto pelaku menggunakan AI yang mengenakan seragam polisi," katanya.
Kejadian bermula ketika korban keluar dari rumah untuk membeli rokok. Di tengah perjalanan, S yang mengendarai sepeda motor menghentikan korban dan kemudian menanyakan apakah korban membawa narkoba.
S juga mengaku sebagai anggota kepolisian. Pengakuan tersebut membuat korban merasa takut, terlebih pelaku mengarahkan pemeriksaan terhadap barang yang dibawa korban.
"Pada saat diberhentikan, korban ditanya oleh pelaku membawa narkoba atau tidak. Karena merasa takut dan tidak membawa narkoba, korban mempersilakan pelaku melakukan pengecekan," katanya.
Korban kemudian menyerahkan dompet kepada S untuk diperiksa. Saat korban lengah, S diduga mengambil uang tunai sebesar Rp600 ribu dari dalam dompet tersebut.
Setelah mengambil uang, pelaku mengembalikan dompet kepada korban dan meninggalkan lokasi. Korban baru menyadari uangnya hilang ketika hendak melakukan pembayaran di sebuah warung.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan foto hasil kecerdasan buatan yang memperlihatkan S mengenakan seragam polisi. Menurut Triyono, foto tersebut menjadi salah satu cara pelaku meyakinkan korban bahwa dirinya benar-benar merupakan anggota kepolisian.
Penggunaan foto AI itu membuat penyamaran pelaku tampak lebih meyakinkan di hadapan korban. Namun, pemeriksaan polisi akhirnya mengungkap keberadaan foto tersebut di telepon seluler milik S.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, S merupakan warga asal Medan yang baru tiba di Bandung. Ia diketahui tinggal sementara di rumah kerabatnya selama berada di Kota Bandung.
S mengaku baru satu kali melakukan perbuatan tersebut. Ia mengatakan membutuhkan uang untuk dikirim kepada anaknya yang berada di Medan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media