KPI Resmi Hentikan Program Xpose Uncensored Trans7 Usai Viral Dianggap Menghina Kiyai dan Pesantren

news.fin.co.id - 15/10/2025, 07:11 WIB

KPI Resmi Hentikan Program Xpose Uncensored Trans7 Usai Viral Dianggap Menghina Kiyai dan Pesantren

Logo Trans 7

fin.co.id - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menjatuhkan sanksi pemberhentian program Xpose Uncensored yang ditayangkan oleh Trans7. Hal ini dilakukan setelah adanya digaan penghinaan terhadap para kiyai di pesantre

"KPI menilai telah terjadi pelanggaran atas pasal 6 Peraturan Perilaku Penyiaran (P3) KPI 2012, pasal 6 ayat 1 dan 2, pasal 16 ayat 1 dan ayat 2 huruf (a) Standar Program Siaran (SPS) KPI 2012," kata Ketua KPI Pusat Ubaidillah kepada usai Rapat Pleno Penjatuhan Sanksi, dikutip dari MUIDigital, Rabu 15 Oktober 2025.

Pria yang akrab disapa Ubaid ini menjelaskan, pada ketentuan di P3 menyebutkan lembaga penyiaran wajib menghormati perbedaan suku, agama, ras dan antargolongan yang mencakup keberagaman budaya, usia, gender, dan atau kehidupan sosial ekonomi.

Sedangkan ketentuan pada SPS menyebutkan, program siaran dilarang melecehkan, menghina, dan atau merendahkan lembaga pendidikan. Ubaid menerangkan secara khusus pada ayat 2 huruf (a) memuat ketentuan penggambaran tentang lembaga pendidikan harus mengikuti ketentuan tidak memperolok pendidik/pengajar.

Advertisement

Ubaid yang juga Anggota Komisi Infokom MUI ini mengaku KPI telah menerima banyak pengaduan dari kelompok-kelompok masyarakat yang keberatan dengan tayangan ini karena dirasa mendistorsi kehidupan pesantren, santri dan juga para kiai pimpinan pondok pesantren.

"KPI juga memanggil Trans7 untuk memberikan klarifikasi atas kehadiran tayangan tersebut. Kehadiran tayangan yang menyudutkan kehidupan pesantren lewat program Trans7 tentunya sangat melukai banyak pihak, khususnya kaum santri," tegasnya.

Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menyampaikan secara khusus, kiai dan pesantren bukanlah obyek yang layak dijadikan olok-olok dalam sebuah program sebagaimana yang tampil pada tayangan 13 Oktober 2025 tersebut.

"Di pesantren terdapat adab, asih dan peduli, ilmu dan sejarah panjang perjuangan termasuk dalam sejarah kemerdekaan bangsa ini, yang itu dilakukan sampai saat ini," tegasnya.

KPI menilai Xpose Uncensored Trans7 mencederai nilai-nilai luhur penyiaran yang seharusnya berfungsi sebagai jembatan memperkuat integrasi nasional.

Atas kejadian ini, KPI berharap Trans7 melakukan koreksi secara menyeluruh terkait tayangan yang melibatkan kehidupan pesantren di Indonesia. Termasuk juga kelompok atau komunitas lainnya.

"Setidaknya harus menghadirkan tokoh yang berkualitas sebagai penyeimbang dalam menarasikan peristiwa. Hal ini juga perlu diperhatikan oleh lembaga penyiaran lain agar mengedepankan kehati-hatian secara mematuhi ketentuan regulasi agar publik menerima informasi yang benar," kata dia.

Sebelumnya, pada 13 Oktober 2025 program Xpose Uncensored menayangkan siaran yang dianggap menyinggung pesantren dan Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, KH Anwar Manshur.

Tayangan berjudul "Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?" langsung menuai kecaman sejumlah pihak terutama para santri pondok pesantren di seluruh Indonesia, khususnya Keluarga Besar Pondok Pesantren Lirboyo.

Advertisement

Seruan boikot Trans7 di media sosial pun menggema sebagai reaksi dari tayangan tersebut. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Penulis FIN.CO.ID