KPK 'Intip' Program Makan Bergizi Gratis, Siapkan Rekomendasi agar Tak Jadi Lahan Korupsi

news.fin.co.id - 16/10/2025, 21:13 WIB

KPK 'Intip' Program Makan Bergizi Gratis, Siapkan Rekomendasi agar Tak Jadi Lahan Korupsi

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Foto: Ayu Novita

fin.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tengah melakukan kajian terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kajian ini dilaksanakan oleh Kedeputian Pencegahan dan Monitoring sebagai langkah antisipatif agar program berjalan transparan dan efisien.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa proses tersebut merupakan bentuk dukungan lembaga antirasuah terhadap program strategis pemerintah.

"Saat ini KPK sedang melakukan kajian," kata Budi, dikutip Kamis, 16 Oktober 2025.

Meski demikian, Budi belum menjelaskan secara rinci kapan kajian dimulai. Ia hanya menyebut bahwa hasil akhir dari proses tersebut akan berupa rekomendasi resmi dari KPK.

Advertisement

“Mengingat dalam konteks program MBK ini kan ada beberapa pihak yang dilibatkan sehingga dari kajian itu KPK akan memberikan rekomendasi dan harapannya adalah untuk ditindaklanjuti," jelasnya.

Budi menambahkan, kajian ini diharapkan dapat memastikan agar pelaksanaan MBG berjalan secara akuntabel dan bebas dari praktik lancung.

"Sehingga tata kelola, mekanisme, prosesnya menjadi lebih efektif dan efisien," tegas dia.

"Dan hasilnya pun, ketika didistribusikan, makanan-makanan itu kepada anak-anak kita itu juga mempunyai kualitas yang baik,” lanjutnya.

Ia menerangkan, KPK menggunakan beragam metodologi dalam kajian ini, mulai dari pengambilan contoh atau sampling, observasi langsung di lapangan, hingga wawancara dengan berbagai pihak terkait.

Langkah ini ditempuh untuk menggali kondisi nyata di lapangan dan memahami tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program.

Menurut Budi, program MBG melibatkan banyak pemangku kepentingan (stakeholder), sehingga kajian menyeluruh menjadi kunci agar rekomendasi yang diberikan bersifat konkret dan dapat segera diimplementasikan.

“Sehingga nantinya kita bisa menghasilkan sebuah kesimpulan yang lengkap untuk kemudian memberikan rekomendasi yang konkret dalam upaya mendukung keperbaikan program MBG ini,” pungkasnya.

(Ayu Novita)

Advertisement
Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID