CFD Jakarta Ditiadakan 26 Oktober 2025, Pemprov Fokus pada Jakarta Running Festival

news.fin.co.id - 24/10/2025, 15:34 WIB

CFD Jakarta Ditiadakan 26 Oktober 2025, Pemprov Fokus pada Jakarta Running Festival

Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB). Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr.

fin.co.id - Keputusan ini diambil karena pada tanggal tersebut akan berlangsung Jakarta Running Festival 2025, sebuah ajang lari besar yang diperkirakan diikuti ribuan peserta dari dalam dan luar negeri.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan bahwa peniadaan CFD ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kelancaran selama acara berlangsung.

“Kegiatan Jakarta Running Festival 2025 memerlukan pengaturan lalu lintas dan pengamanan yang bersifat khusus, maka untuk Minggu, 26 Oktober 2025, penyelenggaraan HBKB ditiadakan,” ujar Syafrin di Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2025.

Langkah tersebut juga sudah sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2016 tentang pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di wilayah DKI Jakarta.

Advertisement

Selain peniadaan CFD, Dishub DKI juga menyiapkan rekayasa lalu lintas besar-besaran di sejumlah titik utama ibu kota. Total ada 18 ruas jalan yang akan terkena dampak pengalihan arus selama dua hari penyelenggaraan, yakni 25 dan 26 Oktober 2025.

Sabtu, 25 Oktober 2025 (Pukul 03.30–08.30 WIB)

Lima ruas jalan berikut akan dialihkan:

  • Jalan Jenderal Sudirman
  • Jalan Gatot Subroto
  • Jalan Gerbang Pemuda
  • Jalan MH Thamrin (area Bundaran HI)
  • Jalan Sisingamangaraja

Minggu, 26 Oktober 2025 (Pukul 03.00–09.30 WIB)

Sebanyak 13 jalan akan ditutup sebagian atau dialihkan, meliputi:

  • Jalan Jenderal Sudirman
  • Jalan Gatot Subroto
  • Jalan Gerbang Pemuda
  • Jalan Asia Afrika (dari simpang Gerbang Pemuda hingga Pintu Satu Senayan)
  • Jalan MH Thamrin
  • Jalan Medan Merdeka Barat
  • Jalan Medan Merdeka Selatan (sisi utara)
  • Jalan Imam Bonjol (dari Bundaran HI hingga Taman Suropati)
  • Jalan HOS Cokroaminoto (dari Imam Bonjol hingga HR Rasuna Said)
  • Jalan HR Rasuna Said sisi timur dan barat (masih bisa dilalui di lajur kiri)
  • Underpass Mampang Kuningan
  • Jalan Sisingamangaraja

Selama acara berlangsung, operasional bus Transjakarta akan dimodifikasi menyesuaikan rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Sejumlah koridor yang melintasi rute lari akan dialihkan sementara.

Advertisement

Selain itu, beberapa akses keluar tol dalam kota di ruas Jalan Gatot Subroto dan Jalan S. Parman juga akan ditutup sementara demi mendukung kelancaran kegiatan.

Dishub DKI mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal dan menghindari kawasan Sudirman–Thamrin selama waktu penutupan berlangsung.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID