Mulai Tahun Depan, Semua Pasar di Jakarta Wajib Gunakan QRIS untuk Transaksi

news.fin.co.id - 27/10/2025, 16:40 WIB

Mulai Tahun Depan, Semua Pasar di Jakarta Wajib Gunakan QRIS untuk Transaksi

Foto ilustrasi pembayaran Qris (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan bahwa seluruh pasar di Ibu Kota akan beralih ke sistem transaksi nontunai berbasis QRIS mulai tahun depan.

Langkah ini jadi salah satu bagian besar, dari program besar digitalisasi pasar tradisional Jakarta.

Menurut Pramono, penerapan pembayaran digital tak hanya membuat transaksi lebih cepat dan praktis, tapi juga memberikan dampak sosial yang nyata.

"Kalau di Jakarta iya, akan diperluas ke seluruh pasar yang ada. Sekarang ini semua pasar sudah memiliki kerja sama dengan bank binaannya," kata Pramono dalam pembukaan Jakarta Economic Forum (JEF) 2025 di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Advertisement

Informasi yang fin.co.id dapat, program ini merupakan kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

"Begitu masyarakat di pasar menggunakan QRIS, premannya akan berkurang signifikan, copetnya juga berkurang signifikan. Kalau dia curi QRIS-nya, nggak bisa dipakai buat belanja," jelasnya.

Pemerintah daerah bahkan menyiapkan kompetisi digitalisasi pasar, di mana bank akan bersaing menampilkan inovasi sistem pembayaran terbaik.

Sementara, nantinya BI dan OJK akan bertindak sebagai juri.

Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyambut positif rencana besar ini. Ia menyebut, BI melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) siap mendukung penuh arahan Gubernur.

Langkah digitalisasi pasar ini diharapkan bisa membuat ekonomi lokal makin efisien dan inklusif, sekaligus mendorong target Jakarta sebagai smart city berbasis teknologi keuangan.

Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Penulis FIN.CO.ID