Gubernur DKI Pramono Anung Isyaratkan Tarif Transjakarta Bakal Naik

news.fin.co.id - 28/10/2025, 15:21 WIB

Gubernur DKI Pramono Anung Isyaratkan Tarif Transjakarta Bakal Naik

Bus Transjakarta (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara soal rencana kenaikan tarif angkutan bus Transjakarta, yang dalam waktu dekat akan ada perubahan.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi tidak bisa terus menanggung penuh subsidi layanan transportasi publik andalan warga ibu kota ituMenurut Pramono, saat ini beban subsidi transportasi semakin membengkak, terutama karena Pemprov DKI mengelola layanan lintas wilayah seperti Transjabodetabek.

"Tentunya kan nggak bisa Pemerintah Jakarta menyangga semua penduduk yang ada di Jakarta dan Jabodetabek. Kami sudah menghitung untuk Transjakarta, terutama juga untuk Transjabodetabek supaya harga antara Jakarta dan daerah penyangga tidak berbeda," ungkap Pramono Anung.

Kondisi yang terjadi tersebut, membuat alokasi dana dari APBD DKI Jakarta untuk sektor transportasi semakin besar setiap tahunnya.

Advertisement

Meski memastikan adanya penyesuaian tarif bus Transjakarta, Pramono belum membeberkan kapan waktu pastinya kenaikan diberlakukan.

"Mengenai tarif Transjakarta, nanti saatnya pada saat yang tepat kami akan umumkan mengenai hal itu," ucapnya.

Ia hanya menyebut, bahwa kebijakan kenaikan harga ini tengah dikaji agar tidak membebani masyarakat, terutama kelompok rentan.

15 Golongan Masih Nikmati Transjakarta Grati

Pramono juga menegaskan, bahwa layanan gratis transportasi umum seperti Transjakarta tetap diberikan kepada 15 kategori masyarakat. Diantaranya, meliputi :

  • ASN dan pensiunan Pemprov DKI Jakarta
  • Tenaga Kontrak.
  • Penerima KJP Plus.
  • Penghuni rusunawa.
  • Tim Penggerak PKK.
  • Karyawan bergaji setara UMP.
  • Warga ber-KTP Kepulauan Seribu.
  • Penerima raskin Jabodetabek
  • Anggota TNI/Polri, veteran RI, penyandang disabilitas.
  • Lansia di atas 60 tahun.
  • Pengurus masjid/musala, pendidik PAUD.
  • Kader jumantik, karang taruna, dasawisma, dan posyandu.

Dengan skema tersebut, pemerintah berharap kebijakan penyesuaian tarif tidak akan berdampak langsung pada kelompok penerima manfaat program sosial.

Biaya Operasional Transjakarta Terkini

Saat ini, biaya operasional sebenarnya layanan Transjakarta mencapai sekitar Rp 15.000 per penumpang.

Advertisement

Namun, warga hanya membayar Rp 3.500 sekali jalan, karena sisanya sekitar Rp 11.500 ditanggung melalui subsidi Pemprov DKI.

Pramono menilai, sudah saatnya pemerintah mengurangi nilai subsidi agar anggaran bisa lebih efisien dan dialokasikan ke kebutuhan publik lainnya.

Tuahta Aldo
Tuahta Aldo
Penulis

Penulis FIN.CO.ID