fin.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menginstruksikan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) untuk segera menebang pohon-pohon yang sudah berusia tua atau berpotensi tumbang. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap cuaca ekstrem yang dapat memicu kejadian pohon tumbang di ibu kota.
Instruksi tersebut disampaikan menyusul peristiwa pohon tumbang yang menimpa seorang pengendara mobil di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu, 26 Oktober 2025. Insiden itu terjadi saat hujan deras disertai angin kencang, dan menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.
“Saya memerintahkan untuk pohon-pohon yang sudah dianggap terlalu tua untuk dipotong. Dan mungkin tadi dari tadi malam sudah dikerjakan,” kata Pramono di Gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 28 Oktober 2025.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, M Fajar Sauri menjelaskan, pihaknya secara rutin melakukan kegiatan pemangkasan dan pemeriksaan kesehatan pohon di seluruh wilayah Jakarta.
Dari Januari hingga Oktober 2025, tercatat 62.161 pohon telah dipangkas di berbagai titik ruang terbuka hijau (RTH) di lima wilayah administrasi.
“Kegiatan pemangkasan difokuskan pada jalur hijau, tepian jalan, median jalan, dan area publik lainnya untuk meminimalisir risiko pohon tumbang, terutama memasuki musim penghujan,” ujar Fajar.
Selain pemangkasan, pemeriksaan kesehatan pohon juga dilakukan secara berkala. Hingga Oktober 2025, terdapat 5.722 pohon yang telah diperiksa kondisinya, meliputi aspek perakaran, batang, kemiringan, dan keseimbangan tajuk.
Pemeriksaan tersebut, kata Fajar, bertujuan memastikan keamanan pohon, khususnya yang berada di area dengan aktivitas masyarakat tinggi seperti jalur hijau dan tepi jalan.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, Distamhut DKI Jakarta juga telah menyiagakan posko penanganan pohon tumbang di tingkat kecamatan, kota, hingga provinsi. Petugas lapangan dari Satuan Pelaksana Pertamanan dan Hutan Kota disiagakan untuk merespons cepat bila terjadi insiden pohon tumbang.
Fajar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang, terutama di wilayah dengan banyak pepohonan.
“Curah hujan tinggi disertai angin kencang dapat meningkatkan risiko pohon tumbang,” katanya.
Masyarakat yang melihat atau mengalami kejadian pohon tumbang dapat melapor ke Posko Distamhut DKI Jakarta di Jalan Aipda KS Tubun, Jakarta Pusat, atau menghubungi petugas siaga Suriadih di 0857-7388-5599.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, terutama di masa cuaca ekstrem ini,” tutup Fajar.
(Cahyono)