Terungkap! Indonesia Punya Cadangan Nuklir Besar, Tapi Belum Ada Aturannya!

news.fin.co.id - 28/10/2025, 21:13 WIB

Terungkap! Indonesia Punya Cadangan Nuklir Besar, Tapi Belum Ada Aturannya!

“Kegiatan pertambangan seperti pemurnian timah di Bangka Belitung justru menghasilkan cukup banyak mineral radioaktif yang bisa diekstraksi dan digunakan sebagai bahan bakar PLTN,” ujar Yuliot.

Dengan potensi sebesar itu, Bangka Belitung kini menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan dalam program pemetaan sumber energi nuklir nasional.

Kementerian ESDM Lakukan Pemetaan Skala Besar

Advertisement

Untuk memastikan potensi ini dimanfaatkan secara optimal, Kementerian ESDM kini tengah melakukan pemetaan skala besar di seluruh wilayah Indonesia. Pemetaan ini dilakukan melalui kolaborasi lintas direktorat, melibatkan:

  • Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE)

  • Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba)

  • Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan

  • serta Badan Geologi

“Dengan seluruh pemangku kepentingan, kami melakukan konsolidasi untuk memetakan daerah-daerah yang potensial memiliki mineral radioaktif,” ungkap Yuliot.

Hasil pemetaan ini nantinya akan menjadi dasar untuk pengayaan mineral radioaktif menjadi bahan bakar energi listrik nuklir di dalam negeri.

Kerja Sama Internasional: Indonesia dan Brasil Jajaki Energi Nuklir

Selain pemetaan dalam negeri, pemerintah juga membuka peluang kerja sama internasional. Salah satunya dengan Brasil, negara yang memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan energi nuklir untuk kebutuhan listrik dan riset.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia di bidang energi nuklir.

Langkah Menuju Masa Depan Energi Bersih

Pemanfaatan mineral radioaktif sebagai sumber energi dianggap sebagai langkah strategis menuju kemandirian energi bersih di Indonesia.

Dengan adanya regulasi baru dan pemetaan potensi yang lebih matang, pemerintah berharap energi nuklir bisa menjadi pelengkap penting bagi bauran energi nasional bersama EBT lainnya seperti surya, angin, dan panas bumi.

“Indonesia tidak hanya punya batu bara dan minyak bumi. Kita juga punya potensi besar di bidang energi baru dan nuklir. Ini saatnya kita memanfaatkannya dengan bijak,” tegas Yuliot menutup pernyataannya.

Advertisement
Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID