Ajari Bahasa Inggris Pekerja Indonesia, Prabowo Ingin Datangkan Guru dari Selandia Baru

news.fin.co.id - 01/11/2025, 20:36 WIB

 Ajari Bahasa Inggris Pekerja Indonesia, Prabowo Ingin Datangkan Guru dari Selandia Baru

Presiden Prabowo Subianto

fin.co.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan rencana ambisius untuk mendatangkan guru-guru dari Selandia Baru agar bisa mengajar Bahasa Inggris di Indonesia.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya besar pemerintah dalam meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM), terutama bagi warga negara Indonesia (WNI) yang akan bekerja di luar negeri.

Advertisement

“Saya juga minta kalau ada guru-guru dari Selandia Baru yang bisa bantu kita. Kita mau menambah sekolah atau kursus Bahasa Inggris untuk pekerja-pekerja kita yang mau keluar negeri,” ujar Prabowo usai pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Christopher Luxon, di Hotel Lahan Select Gyeongju, Korea Selatan, Jumat 31 Oktober 2025.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun SDM unggul, terampil, dan siap bersaing secara global.

Presiden Prabowo menilai bahwa kemampuan Bahasa Inggris merupakan modal utama bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin menembus pasar kerja internasional.

Menurutnya, masih banyak calon pekerja Indonesia yang memiliki keterampilan teknis mumpuni, namun terkendala oleh kemampuan bahasa yang terbatas.

“Guru untuk mengajar Bahasa Inggris sangat diperlukan bagi WNI yang mau bekerja ke luar negeri,” tegas Prabowo.

Dengan mendatangkan tenaga pengajar dari Selandia Baru negara berbahasa Inggris dengan sistem pendidikan modern pemerintah berharap pelatihan Bahasa Inggris di Indonesia bisa meningkat secara kualitas dan efektifitas.

Langkah ini juga sejalan dengan visi besar Prabowo untuk mengubah paradigma tenaga kerja Indonesia dari sekadar pekerja kasar menjadi tenaga profesional berdaya saing global.

Kolaborasi di Bidang Pendidikan, Pertanian, dan SDM

Advertisement

Selain isu pendidikan bahasa, dalam pertemuan bilateral tersebut, Prabowo dan PM Christopher Luxon juga membahas peluang kerja sama lintas sektor.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID