fin.co.id - Polresta Tangerang menggelar apel kamtibmas yang berbeda dari biasanya. Kali ini, korps baju cokelat menggandeng komunitas ojek online (ojol), ojek pangkalan (opang), hingga serikat buruh. Usai apel, kejutan manis menanti yakni pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian sembako.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menegaskan bahwa kehadiran berbagai elemen masyarakat ini bukan sekadar formalitas. Lebih dari itu, ini adalah wujud nyata kesadaran kolektif akan pentingnya keamanan dan ketertiban sebagai tanggung jawab bersama.
"Apel ini bukan sekadar seremonial belaka. Ini adalah deklarasi komitmen moral dan kepekaan sosial," tegas Indra Waspada, dikutip Jumat 7 November 2025.
Indra Waspada menjelaskan, para pengemudi ojol dan opang memiliki peran strategis dalam menjaga kamtibmas. Mobilitas mereka yang tinggi di jalanan menjadikan mereka sebagai "mata dan telinga" yang efektif dalam memantau situasi.
"Ini bukan berarti kami memanfaatkan mereka, tetapi ini adalah ajakan untuk bersama-sama berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan," jelasnya.
Tak hanya itu, Indra Waspada juga menyoroti peran penting buruh sebagai tulang punggung industri dan penggerak ekonomi. Menurutnya, ketertiban ekonomi dan solidaritas di tempat kerja adalah fondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban sosial.
"Keamanan dan ketertiban sosial selalu dimulai dari ketertiban ekonomi dan solidaritas di tempat kerja," imbuhnya.
Menyadari potensi gesekan antar kelompok, Indra Waspada mengajak semua pihak untuk mengedepankan dialog dan mencari solusi terbaik.
"Kita harus bisa menahan diri, membangun ruang dialog, mencari jalan tengah. Karena tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan," pesannya.
Usai apel, acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian 1.000 paket sembako di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Tangerang. Senyum sumringah terpancar dari wajah para pengemudi ojol, opang, dan buruh yang hadir.