Kapal Rohingya Tenggelam, Ratusan Migran Hilang di Perbatasan Thailand–Malaysia

news.fin.co.id - 10/11/2025, 21:22 WIB

Kapal Rohingya Tenggelam, Ratusan Migran Hilang di Perbatasan Thailand–Malaysia

Ratusan pengungsi Rohingya terdampar di Pantai Pidie, Kabupaten Aceh, Selasa (14/11/23)

Dugaan sementara, kapal yang karam itu tidak layak berlayar dan kelebihan muatan. Banyak korban diduga tidak mengenakan pelampung ketika kapal dihantam gelombang besar di perairan terbuka.

Tragedi ini kembali menyoroti nasib kelompok etnis Rohingya, yang selama bertahun-tahun menghadapi diskriminasi di Myanmar.

Rohingya merupakan kelompok minoritas Muslim yang dianggap sebagai pendatang ilegal dari Asia Selatan oleh pemerintah Myanmar.

Mereka tidak diakui sebagai warga negara dan mengalami berbagai bentuk penindasan, mulai dari pembatasan akses pendidikan dan kesehatan hingga kekerasan militer.

Advertisement

Akibatnya, ribuan orang setiap tahun nekat melarikan diri menggunakan jalur laut menuju negara tetangga seperti Malaysia, Indonesia, dan Thailand.

Namun perjalanan itu penuh risiko banyak kapal tenggelam, migran hilang di laut, atau ditangkap otoritas perbatasan.

Operasi Penyelamatan Masih Berlangsung

Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) telah mengerahkan kapal patroli, helikopter, dan tim penyelam untuk membantu pencarian. Fokus utama saat ini adalah menyelamatkan korban yang mungkin masih hidup serta mengidentifikasi jenazah yang ditemukan.

Romli Mustafa menegaskan bahwa pihaknya juga akan menyelidiki jaringan penyelundupan manusia yang diduga berada di balik operasi pelayaran migran tersebut.

“Kami menduga ada pihak yang memanfaatkan penderitaan para pengungsi dengan menjanjikan perjalanan aman ke Malaysia, padahal kapal yang digunakan tidak memenuhi standar keselamatan,” ujarnya.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID