Aksi Unik Petugas Tiongkok Belah Rute Marathon Demi Warga Menyeberang

news.fin.co.id - 19/11/2025, 14:49 WIB

Aksi Unik Petugas Tiongkok Belah Rute Marathon Demi Warga Menyeberang

Cara aman menyeberang saat jalur utama dipakai marathon. Foto: Tangkapan Layar X/ @TripInChina.

fin.co.id - Saat kota sedang menggelar marathon besar, aktivitas warga biasanya ikut tersendat. Jalan utama berubah total menjadi arena lomba, dan masyarakat sering kebingungan mencari cara aman untuk menyeberang. Namun, Nanjing Marathon 2025 menghadirkan cara berbeda yang langsung jadi perhatian banyak orang.

Event lari tahunan yang berlangsung di Nanjing, Tiongkok itu terkenal melewati kawasan perkotaan dan berbagai landmark ikonik yang jadi magnet wisatawan. Rutenya panjang, penuh peserta, dan berlangsung selama berjam-jam. Jadi, bisa kamu bayangkan betapa sibuknya kota tersebut selama marathon berjalan. Meski begitu, aktivitas warga tetap harus berlanjut dan di sinilah inovasi unik muncul.

Alih-alih menghentikan pelari atau membuat warga menunggu terlalu lama, bagian keamanan Nanjing Marathon 2025 menghadirkan metode yang efisien dan tertata. Ketika ada warga yang ingin menyeberang, tim keamanan langsung menyiapkan barikade tali membentuk jalur kecil khusus penyeberang.

Begitu warga masuk ke area tali tersebut, petugas kemudian menggiring mereka secara perlahan ke seberang jalan. Prosesnya mirip “membelah” gelombang pelari tanpa benar-benar menghentikan laju peserta marathon.

Advertisement

Hasilnya? Warga bisa berpindah ke sisi lain jalan tanpa risiko tertabrak, sementara pelari tetap melaju tanpa gangguan berarti. Semua berlangsung cepat, rapi, dan terkoordinasi.

Metode penyebrangan seperti ini jarang terlihat di event olahraga besar. Biasanya panitia memilih menutup seluruh akses demi fokus pada pelari. Namun, Nanjing Marathon memprioritaskan dua hal secara bersamaan: kelancaran lomba dan aktivitas warga.

Sistem barikade tali ini menciptakan pengalaman yang lebih bersahabat bagi masyarakat lokal. Mereka tidak perlu menunggu sampai ribuan pelari lewat sepenuhnya. Petugas keamanan mengatur ritme penyebrangan secara real time, menyesuaikan arus peserta yang sedang melintas.

Bisa dibilang, pendekatan ini bukan hanya inovatif tetapi juga menunjukkan bagaimana acara besar tidak harus mengorbankan kenyamanan warga. Kota tetap hidup, kegiatan tetap jalan, dan event marathon tetap berlangsung spektakuler.

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID