fin.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan agama dengan membangun 120 fasilitas sanitasi dan asrama pondok pesantren (sanitren dan aspontren) sepanjang tahun 2025.
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, mengungkapkan bahwa program ini mencakup pembangunan 75 sanitasi dan 45 asrama yang tersebar di berbagai pondok pesantren di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.
"Ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk mendukung pendidikan di pondok pesantren," ujarnya saat meninjau pembangunan sanitren di Kampung Sikluk, Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka, dikutip Rabu 19 November 2025.
Rudi Maesyal, sapaan akrab Bupati, menambahkan bahwa Pemkab Tangerang berencana untuk meningkatkan kuota pembangunan sanitren dan aspontren di tahun 2026.
"Kami menargetkan pembangunan 75 sanitren dan 150 aspontren, sehingga totalnya menjadi 225 titik pembangunan," jelasnya.
Menurutnya, peningkatan fasilitas sanitasi dan asrama akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi para santri dan santriwati. "Dengan fasilitas yang memadai, para santri dapat lebih fokus dalam belajar dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT," kata Rudi.
Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Ahmad Aliyudin, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Tangerang atas bantuan pembangunan sanitren di pesantrennya.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang atas bantuan ini. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat, agama, dan daerah Kabupaten Tangerang," tuturnya.