MRT Jakarta Nggak Bahas Kompensasi Insiden Pohon Tumbang, Cuma Mau Balikin Duit 'Tap In' Saja

news.fin.co.id - 20/11/2025, 18:19 WIB

MRT Jakarta Nggak Bahas Kompensasi Insiden Pohon Tumbang, Cuma Mau Balikin Duit 'Tap In' Saja

Pohon mahoni tumbang di Jalan Sisingamangaraja. Foto: ANTARA/ Luthfia Miranda Putri.

fin.co.id - Jakarta kembali diguncang insiden mengejutkan. Sebuah pohon mahoni berusia lebih dari 100 tahun tumbang di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya depan gedung Departemen Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kejadian ini memaksa MRT Jakarta menghentikan operasional sementara, menimbulkan kepanikan bagi para penumpang yang tengah melakukan perjalanan.

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, menegaskan bahwa perusahaan tidak sedang membahas kompensasi bagi penumpang yang terdampak. "Sampai saat ini, kami tidak dalam pembicaraan untuk memberikan kompensasi," ujarnya kepada wartawan di Pusdiklat Kemenlu Jakarta, Kamis.

Rendy menjelaskan, kejadian pohon tumbang termasuk dalam kategori force majeure, karena menimbulkan kerusakan pada struktur dan sistem kelistrikan MRT. Meski begitu, MRT Jakarta memastikan keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama.

Bagi penumpang yang sudah melakukan "tap in" atau menempelkan kartu elektronik sebelum terhentinya layanan, PT MRT Jakarta memberikan opsi pengembalian dana. "Begitu tahu MRT tidak beroperasi, kemudian langsung keluar. Itu bisa, untuk yang sudah 'tap in' bisa dikembalikan," jelas Rendy.

Advertisement

Dalam insiden ini, pihak MRT Jakarta mengevakuasi 524 pelanggan yang terdampak gangguan operasional. Pohon mahoni berdiameter sekitar 350 cm tersebut tumbang di area transisi antara Stasiun Senayan Mastercard menuju Stasiun ASEAN. Akibatnya, lima rangkaian kereta berada di stasiun, sementara tiga rangkaian lain berada di jalur ketika insiden terjadi.

PT MRT Jakarta segera melakukan pembersihan lokasi pohon tumbang, yang diperkirakan memakan waktu sekitar enam jam. Jalanan di sekitar kawasan sempat ditutup untuk memastikan proses evakuasi dan perbaikan berjalan lancar. Meski kaca satu unit mobil pecah, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan pihak MRT tetap berupaya memulihkan layanan sesegera mungkin.

Perusahaan juga menegaskan komitmen mereka untuk memperbaiki kerusakan struktur dan kelistrikan sebelum layanan kembali normal. Hal ini menjadi bukti bahwa MRT Jakarta selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan menjaga kelancaran transportasi publik di tengah kondisi darurat.

Dengan penanganan cepat dan prioritas keselamatan, MRT Jakarta menunjukkan komitmen mereka menjaga layanan tetap aman dan handal, meski menghadapi kondisi force majeure yang tidak terduga. (ANT)

Wanda Afifah
Wanda Afifah
Penulis

Penulis FIN.CO.ID