– Tim PPK
2. Rismon Sianipar
– Tim PPK
(Mencabut kuasa dari TAAKAA pada November 2025 setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya)
3. dr Tifa
– Tim PPK (satu-satunya tim yang mendampinginya)
Perbedaan tim hukum inilah yang diduga memicu kabar bahwa RRT pecah. Namun dr Tifa menegaskan hubungan mereka tetap solid.
“Jadi RRT tidak pernah pecah. RRT insyaAllah selalu solid.”
Dukungan Publik Disebut Meningkat Tajam
dr Tifa mengeklaim dukungan terhadap ketiganya meningkat drastis sejak penetapan tersangka pada awal November.
Ia menyebut banjir dukungan tersebut datang dari berbagai daerah, membuat mereka semakin yakin menghadapi proses hukum.
Klaim Anak Diteror dan Langkah Hukum
Dalam unggahannya, dr Tifa juga menyinggung dugaan ancaman yang diterima keluarganya. Ia menyebut kartu tanda mahasiswa milik anaknya sempat disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Ketika ancaman-ancaman itu terjadi, baik dari diri saya maupun anak-anak, langsung saya viralkan… ancaman berhenti,” kata dr Tifa.
Ia menuturkan bahwa dirinya juga telah mendatangi Komnas HAM dan melakukan komunikasi dengan LPSK terkait perlindungan hukum.