Internasional . 28/11/2025, 21:46 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Namun ia menegaskan kembali bahwa respons Jepang terhadap setiap kontingensi regional akan ditentukan berdasarkan informasi yang relevan dan selalu mempertimbangkan keamanan nasional.
Melihat dinamika saat ini, ketegangan antara China dan Jepang diprediksi akan terus mencuat setidaknya hingga 2026. Sementara itu, Prancis berada di posisi rumit dihadapkan pada hubungan strategis dengan Jepang sekaligus kepentingan ekonomi besar dengan China.
Permintaan dukungan dari Wang Yi kepada Prancis menunjukkan bahwa Beijing tidak ingin menghadapi Jepang sendirian di arena diplomatik global.
Situasi ini akan menjadi isu besar dalam kunjungan Macron ke China pekan depan, sekaligus menjadi sorotan utama dalam diplomasi Indo-Pasifik di penghujung 2025.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media