Dua Penghargaan BRICS Award 2025 untuk Dua Sastrawan Dunia

news.fin.co.id - 01/12/2025, 11:14 WIB

Dua Penghargaan BRICS Award 2025 untuk Dua Sastrawan Dunia

Dua Penghargaan BRICS Awward 2025 untuk Dua Sastrawan Dunia

fin.co.id - SASTRAWAN dari Mesir Salwa Bakr dan sastrawan dari Indonesia Denny JA mendapatkan BRICS Award 2025. Dua nama dari dua benua berbeda, dua perjalanan hidup yang jauh terpisah, namun dipertemukan dalam satu panggung: penghargaan sastra internasional BRICS 2025 yang baru lahir namun telah memberi gema global.

Malam 30 November 2025 di Khabarovsk menjadi saksi lahirnya sejarah. Di sebuah aula sederhana yang dipenuhi diplomat, penulis, dan perwakilan budaya dari berbagai negara BRICS, dunia sastra Global South seakan menemukan rumah barunya.

BRICS Literature Award, yang baru satu tahun berdiri, tiba-tiba terasa seperti cahaya baru yang menembus dominasi panjang penghargaan sastra Barat.

Dan di panggung itulah dua nama diumumkan.

Advertisement

I. Salwa Bakr: Pemenang Utama dari Mesir

Salwa Bakr, perempuan kelahiran Kairo tahun 1949, dinobatkan sebagai pemenang utama BRICS Literature Award 2025. Ia adalah penulis novel The Golden Chariot dan The Man from Bashmour, karya yang masuk daftar 100 novel Arab terbaik sepanjang masa.

Ia telah menghabiskan hidupnya menulis tentang mereka yang terpinggirkan—para perempuan yang suaranya sering tak terdengar, kaum kecil yang hidup antara bayang-bayang dan harapan.

Juri internasional memilihnya sebagai laureate pertama, sosok yang membuka babak baru penghargaan ini. Ini simbol penghormatan bagi perjalanan panjangnya menyalakan lilin kemanusiaan dalam dunia yang sering gelap bagi banyak orang.

“Hari ini kita menyaksikan momen bersejarah. Kita bukan hanya mengumumkan pemenang, tetapi meletakkan batu pertama ruang budaya bersama bagi negara-negara kita," kata Sergey Stepashin dari Russian Book Union.

II. Denny JA: Penghargaan Khusus untuk Inovasi Sastra

Jika Salwa Bakr menjadi pemenang utama, maka Denny JA menjadi sosok yang menandai arah baru bagi sastra modern.

Dari sepuluh finalis dunia, dari Brazil hingga Ethiopia, dari China hingga Iran, hanya satu yang dipilih untuk menerima Special Prize “For Innovation in Literature”, penghargaan prestisius yang diciptakan BRICS untuk penulis yang menghadirkan terobosan bentuk dan genre.

Penghargaan khusus itu diberikan kepada Denny JA, atas kontribusinya memperkenalkan dan mengembangkan genre puisi esai. Ini sebuah bentuk yang memadukan puisi, narasi, dan fakta sosial dalam satu tarikan napas.

Advertisement

Puisi esai telah merentang dari Indonesia ke berbagai bahasa, menjadi cara baru membaca sejarah sosial, luka, dan kemanusiaan.

“Saya bangga Indonesia ikut diakui. Dan saya bangga Denny menerima Special Prize for Innovation in Literature. Tanpa ia sadari, ia telah mengangkat profil Indonesia di mata dunia," ujar Sastri Bakry, Koordinator BRICS Literature Network Indonesia.

Khanif Lutfi
Khanif Lutfi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID