Donald Trump Hina Imigran Somalia 'Sampah' dan Minta Dipulangkan: Mereka Tidak Berkontribusi Apa Pun!

news.fin.co.id - 04/12/2025, 12:30 WIB

Donald Trump Hina Imigran Somalia 'Sampah' dan Minta Dipulangkan: Mereka Tidak Berkontribusi Apa Pun!

Presiden AS, Donald Trump. ANTARA/Anadolu

  • Donald Trump menghina imigran Somalia dan Anggota DPR Ilhan Omar, menyebut mereka sampah
  • Penghinaan tersebut muncul bersamaan meningkatkan upaya deportasi warga Somalia.
  • Upaya deportasi tersebut, melibatkan "tim penyerang" ICE, difokuskan pada warga Somalia.

Serangan verbal Trump ini bertepatan dengan laporan dari The New York Times pada hari Selasa yang menyebutkan bahwa wilayah metro Minneapolis-St. Paul, tempat sebagian besar warga Somalia tinggal, akan mengalami peningkatan upaya deportasi minggu ini.

fin.co.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan penghinaan pedas terhadap imigran asal Somalia dengan menyebut mereka sebagai sampah. Dia menegaskan bahwa mereka harus segera dipulangkan ke negara asal mereka.

Kecaman keras ini muncul di tengah laporan bahwa pemerintah federal tengah memperketat penegakan hukum imigrasi terhadap warga Somalia yang tidak berdokumen di Minnesota, yang merupakan rumah bagi komunitas Somalia terbesar di AS.

Penghinaan yang memicu kemarahan itu disampaikan Trump dalam sebuah rapat kabinet pada hari Rabu, 3 Desember.

Dalam rapat tersebut, ia secara khusus menyerang warga Somalia sekaligus Ilhan Omar, anggota DPR AS yang berdarah Somalia meskipun sudah menjadi warga negara AS. Trump mengklaim bahwa Somalia berbau busuk dan tidak baik karena suatu alasan.

"Mereka tidak berkontribusi apa pun. Saya tidak ingin mereka di negara kita, jujur ​​saja," katanya, seperti dikutip dari Reuters.

Tidak berhenti di situ, Trump menyebut Omar sebagai sampah dan berkata, "Kita akan salah jalan jika terus menerima sampah ke negara kita", ujar Trump

Ia menambahkan mereka adalah orang-orang yang tidak melakukan apa pun selain mengeluh.

"Mereka mengeluh, dan dari mana mereka berasal, mereka tidak mendapatkan apa-apa... Ketika mereka datang dari neraka dan mengeluh tanpa melakukan apa pun selain menggerutu, kita tidak ingin mereka di negara kita. Biarkan mereka kembali ke tempat asal mereka dan memperbaikinya." Kata Trump.

Serangan verbal Trump ini bertepatan dengan laporan dari The New York Times pada hari Selasa yang menyebutkan bahwa wilayah metro Minneapolis-St. Paul, tempat sebagian besar warga Somalia tinggal, akan mengalami peningkatan upaya deportasi minggu ini.

Upaya tersebut terutama akan difokuskan pada warga Somalia yang sudah memiliki perintah deportasi final.

Upaya deportasi ini disebut akan melibatkan "tim penyerang" khusus yang terdiri dari agen Immigration and Customs Enforcement (ICE) dan petugas federal lainnya, dengan sekitar 100 agen dikerahkan dari seluruh negeri, lapor Times. Laporan ini juga telah dikonfirmasi oleh media-media lain, termasuk Associated Press.

Langkah penegakan hukum ini dikabarkan diambil setelah kubu kanan secara vokal menyoroti beberapa kasus penipuan yang melibatkan puluhan warga Somalia dan telah berlangsung selama beberapa tahun. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Jurnalis profesional sejak 2016 dengan spesialisasi isu Politik, News, dan Lifestyle. Menjabat sebagai Redaktur di FIN.CO.ID sejak 2018, ia juga aktif mengulas perkembangan teknologi terkini. Berdedikasi menyajikan informasi akurat dan kredibel bagi pembaca