fin.co.id - Lonjakan harga tiket pesawat rute Bener Meriah–Banda Aceh yang mencapai Rp8 juta memicu perhatian serius dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Kadin Indonesia menegaskan, pelaku usaha, terutama maskapai, tidak boleh mengambil keuntungan berlebihan saat masyarakat tengah menghadapi situasi darurat.
Wakil Ketua Umum Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana Kadin Indonesia, Suryani Motik menyampaikan, dunia usaha seharusnya mengedepankan solidaritas. Ia menilai banyak perusahaan yang tetap membantu mobilitas warga saat bencana, dan hal tersebut seharusnya menjadi teladan.
"Kita pengusaha betul cari uang, tapi kita tidak boleh taking advantage atau mencari keuntungan di atas kesengsaraan orang. Tetap kasih harga yang fair. Ini dari segi sesama pengusaha, apalagi saya di bidang sosial dan penanggulangan bencana, saya punya concern sendiri terhadap hal itu," ucap Suryani kepada media secara daring, Jumat, 5 Desember 2025.
Suryani menambahkan, maskapai maupun pelaku usaha lain tetap dapat menjalankan bisnis saat bencana, namun tidak boleh melampaui kewajaran.
"Ini dari segi sesama pengusaha, apalagi saya di bidang sosial dan penanggulangan bencana, saya punya concern sendiri terhadap hal itu. Memang bisnis mesti jalan di tengah bencana, tapi tetap saja tidak boleh berlebihan," pungkasnya.
Kadin Desak Pemerintah Tetapkan Mekanisme Harga Darurat
Suryani juga mendorong pemerintah untuk segera mengintervensi harga tiket agar tidak muncul praktik yang memberatkan warga di tengah kondisi kritis.
"Pemerintah juga mesti atur itu. Tidak bisa dibiarkan. Harus ada (tarif) batas atas, batas bawah. Dalam keadaan bencana, batas atas berapa, batas bawah berapa, itu mesti diatur supaya fair. No fear, no justice," tegasnya.
Pendapat serupa disampaikan oleh Ketua Umum Kadin Provinsi Aceh, Muhammad Iqbal Piyeung. Ia menilai kebijakan penerbangan selama masa bencana harus memastikan akses kemanusiaan berjalan lancar dan tidak memberatkan masyarakat.
"Kami meminta Menteri Perhubungan untuk segera meninjau kebijakan harga maskapai di rute-rute terdampak bencana. Dalam kondisi darurat, masyarakat tidak boleh dibebani tarif yang tidak rasional. Negara harus hadir untuk memastikan akses kemanusiaan berjalan dengan lancar dan terjangkau," tegasnya.
Kadin Aceh Usulkan Mekanisme Tarif Darurat
Kadin Provinsi Aceh mengajukan beberapa langkah khusus untuk memastikan penerbangan tetap terjangkau selama tanggap darurat, di antaranya:
1. Penetapan tarif batas atas khusus untuk wilayah bencana
2. Penyediaan slot prioritas bagi penerbangan bantuan dan relawan
3. Pemberian skema subsidi transportasi udara bagi warga terdampak