Kemendagri merasa kecewa karena peringatan sudah berulang kali mereka sampaikan. Prediksi cuaca ekstrem dari BMKG bukanlah informasi baru. Mendagri telah menyampaikannya dalam rapat-rapat, bahkan mengeluarkan arahan spesifik.
“Ketika BMKG menyampaikan peringatan, Pak Mendagri sudah menyampaikan arahan dan ketika ada peristiwa Bupati Aceh ini diingatkan lagi oleh Kemendagri,” tegas Bima Arya.
Proses pemeriksaan saat ini dipastikan berjalan dengan sangat cepat. Hal ini tidak hanya berlaku untuk Bupati Aceh Selatan, tetapi menjadi sinyal keras bagi kepala daerah lain. Kemendagri sedang memastikan bahwa semua pemimpin daerah, yang informasinya diperiksa, benar-benar bertanggung jawab atas tugas dan wilayah mereka.
“Ya, saya kira cepat begitu ya. Karena gini yang hari ini kan diperiksa Bupati Aceh Selatan begitu ya kalau informasinya betul, tadi kami dapat informasi sudah dalam pemeriksaan,” kata Bima Arya, memberikan gambaran bahwa Kemendagri tidak akan menunda proses sanksi jika terbukti bersalah.
Langkah Presiden Prabowo dan Kemendagri ini memberikan pesan jelas: di era ini, integritas dan kehadiran pimpinan di tengah rakyat saat krisis adalah hal yang tidak bisa ditawar. Kepala Daerah yang 'kabur' dari tanggung jawab saat bencana harus siap menerima konsekuensi terberat sesuai Undang-Undang. Semua mata tertuju pada hasil pemeriksaan untuk melihat apakah Mirwan MS akan menjadi contoh pertama dari era baru penegakan disiplin kepala daerah ini. - Fajar Ilman/Disway -