fin.co.id - Peristiwa pencurian di Bali kembali menyita perhatian publik. Sebuah rekaman CCTV yang beredar di media sosial memperlihatkan tiga warga negara asing (WNA) asal Jepang mencuri 11 set pakaian dari sebuah toko di Jalan Kajeng, Ubud, Bali. Kejadian yang berlangsung pada Rabu, 3 Desember 2025, ini langsung menuai reaksi luas karena cara para pelaku beraksi terbilang sangat cepat dan terkoordinasi.
Dalam video yang ramai dibagikan, ketiganya terlihat masuk ke toko dengan gerak tubuh santai, seolah hanya ingin melihat-lihat barang. Namun, beberapa detik kemudian, aksi mereka berubah drastis. Dua pria berdiri di posisi strategis untuk menutup pandangan, sementara satu orang lainnya memanfaatkan momen tersebut untuk memasukkan baju ke dalam tas yang sudah disiapkan.
Aksi ini berjalan begitu cepat hingga hampir sulit disadari jika tidak ada rekaman CCTV. Mereka secara bergantian berpindah posisi dan terlihat sangat berhati-hati memeriksa sekitar, memastikan tidak ada karyawan atau pengunjung lain yang memperhatikan. Setelah merasa aman, mereka keluar dari toko seperti pelanggan biasa.
Berdasarkan video yang beredar, ketiga WNA Jepang tersebut tampak sudah memahami cara mengalihkan perhatian. Pola gerak mereka sinkron, menunjukkan bahwa aksi ini bukan tindakan impulsif. Momen ketika dua pelaku berdiri menutupi rak pakaian memberikan celah aman bagi rekannya untuk mengambil barang tanpa terlihat jelas oleh kamera frontal.
Toko di kawasan Ubud umumnya ramai dikunjungi wisatawan. Situasi tersebut sering kali dimanfaatkan pelaku pencurian untuk bertindak secara cepat. Meski begitu, pelaku kali ini terbilang cukup berani karena tetap menjalankan aksinya di tempat dengan kamera pengawas.
Polsek Ubud membenarkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian menyatakan bahwa tim sedang menyelidiki kasus ini dan mencari keberadaan ketiga pelaku. Hingga saat ini, kepolisian belum memberikan detail tambahan, termasuk apakah ketiga WNA tersebut masih berada di wilayah Bali.
Penyelidikan juga mencakup pelacakan rekaman CCTV lain di sekitar lokasi serta pemeriksaan saksi yang berada di area toko pada hari kejadian. Pemilik toko disebut sudah menyerahkan dokumentasi lengkap termasuk bukti rekaman untuk mempermudah proses identifikasi.
Video ini memicu perdebatan di kalangan masyarakat, terutama terkait meningkatnya kasus pencurian oleh wisatawan asing di Bali. Warganet menyayangkan aksi tersebut karena dapat mencoreng citra pariwisata pulau yang selama ini terkenal ramah. Banyak komentar menilai pelaku tampak sangat terbiasa melakukan aksi serupa, mengingat cara mereka bergerak cukup profesional dan terstruktur.