Nasional . 10/12/2025, 19:57 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi besar di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kembali menorehkan duka mendalam.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) secara resmi mengumumkan pembaruan jumlah korban jiwa hingga Rabu, 10 Desember 2025, dengan angka yang kian mengkhawatirkan.
Dalam konferensi pers yang digelar di Aceh, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal dunia kini telah mencapai 969 jiwa.
Angka tersebut bertambah setelah tim SAR kembali menemukan sejumlah jenazah di wilayah terdampak.
“Bertambah 5 jasad. Pada hari ini menjadi 969 jiwa dengan ditemukannya tambahan korban di Langkat, Sumatera Utara, dan 3 korban di Padang Pariaman, Sumatera Barat,” ujar Abdul Muhari di hadapan awak media.
Selain korban meninggal, BNPB juga memutakhirkan data korban yang masih dinyatakan hilang. Saat ini, sebanyak 252 orang masih dalam daftar pencarian orang (DPO). Angka tersebut berkurang dibandingkan hari sebelumnya yang sempat tercatat 264 jiwa.
“Untuk korban hilang pada hari ini berkurang 12 orang. Data yang kemudian direkapitulasi dan dimutakhirkan oleh Posko dua provinsi kemarin terdata 264 jiwa, saat ini menjadi 252 jiwa,” jelas Abdul.
Pengurangan jumlah korban hilang ini terjadi seiring ditemukannya beberapa korban dalam kondisi meninggal dunia, serta sejumlah warga yang berhasil ditemukan selamat setelah sempat terpisah dari keluarga.
Namun demikian, BNPB menegaskan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan secara intensif, melibatkan tim gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, relawan kemanusiaan, hingga masyarakat setempat.
Tak hanya korban jiwa dan korban hilang, jumlah pengungsi akibat banjir dan longsor ini juga mencapai angka yang luar biasa besar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media