Manufer Agresif PKUA: Dulu Properti, Kini Incar Semua Sektor Cuan!

news.fin.co.id - 10/12/2025, 17:00 WIB

Manufer Agresif PKUA: Dulu Properti, Kini Incar Semua Sektor Cuan!

fin.co.id - PT Pejaten Kencana Utama Abadi, atau yang lebih dikenal sebagai PKUA Group, sedang tidak main-main! Didirikan sejak 31 Agustus 2018, perusahaan ini secara tegas mengumumkan langkah gasp transformasi strategis yang super ambisius: mereka kini resmi menjadi investment holding yang portofolionya jauh melampaui batas bisnis lamanya.

Jangan kaget, Grup PKUA kini menaungi entitas usaha di berbagai ladang cuan, mulai dari properti hype, ritel, konsumsi (FMCG), pengelolaan gedung, percetakan, hingga sektor komersial lain yang semuanya on fire.

Direktur PKUA Group, Aiman Alatas, langsung gaspol menegaskan fokus baru ini. Perusahaan, katanya, memusatkan perhatian pada penguatan ekosistem usaha yang jauh lebih terstruktur dan berorientasi pada cuan jangka panjang!

"Transformasi PKUA Group menjadi holding investasi dinilai membuka ruang lebih luas untuk merumuskan strategi diversifikasi yang adaptif terhadap dinamika industri," ujar Aiman Alatas. Kalimat ini jelas memberi sinyal bahwa PKUA siap banting setir mengikuti arah pasar ke mana pun cuan berada.

Advertisement

Banjir Proyek Properti Hype Hingga Borong Komoditas Nikel & Emas!

PKUA Group tidak meninggalkan cinta pertamanya, properti. Melalui anak usahanya, termasuk PT APU, PT PNIB, PT PPI, dan PT KIP, mereka mengelola proyek-proyek residensial dan komersial yang namanya sudah beken: Apple 7, D’Palm Residence, D’Golden Residence, D’Marco, dan D’Crown Residence. Ini adalah pilar bisnis solid yang selama ini menjadi mesin uang utama.

Tetapi, kejutan terbesar ada pada langkah diversifikasi mereka. PKUA kini ngerem masuk ke sektor FMCG, ritel, dan layanan makanan lewat bendera Permata Citra Rasa, Arba Citra Rasa, dan Berlian Citra Rasa. Dukungan operasional pun dipastikan aman karena PT Cipta Graphia Sukses (CGS) mengurus pengelolaan gedung dan percetakan, baik untuk internal maupun mitra eksternal.

Yang bikin gemetar adalah langkah PKUA Group merambah sektor pertambangan. Mereka sudah mulai masuk ke investasi komoditas strategis seperti nikel, emas, dan mineral penting lainnya. Manuver ini dilakukan lewat investasi langsung atau kolaborasi dengan pemain industri besar.

Aiman Alatas kembali menegaskan, manuver ini bukan sekadar coba-coba: "Langkah perluasan aset fisik dan investasi jangka panjang ini dilakukan untuk memperkuat fondasi perusahaan ke depan."

Sudah Raih Banyak Penghargaan, Kini Incar Keuntungan Berkelanjutan!

Rekam jejak PKUA tidak main-main. Mereka sudah menyabet sederet penghargaan prestisius, seperti Indonesia Property & Bank Award, Indonesia MyHome Award, BTN Achievement Award, serta Urbancity Banking & Real Estate Awards periode 2022–2024. Ini membuktikan bahwa bisnis mereka memang diakui dan profitable.

Aiman Alatas memposisikan diversifikasi sebagai kunci utama untuk menjaga ketahanan usaha di tengah guncangan ekonomi. Strategi ini, ujarnya, harus memastikan semua unit usaha mampu memberikan nilai berkelanjutan bagi perusahaan dan pemangku kepentingan (investor siap-siap!).

Ke depan, fokus PKUA akan tertuju pada penguatan tata kelola dan kapasitas manajemen. Ini adalah fondasi wajib untuk mendukung ekspansi agresif di semua sektor baru yang mereka bidik. Sinyal kuat bagi pasar: PKUA Group siap menjadi investment holding yang besar, kuat, dan tersebar di mana-mana! (*)

Advertisement

Sigit Nugroho
Sigit Nugroho
Penulis

Penulis FIN.CO.ID