Sejak dioperasikan pada Juni 2025, sejumlah jenis pesawat sudah keluar masuk bandara ini, mulai dari:
-
Boeing 737-400 TNI AU,
-
helikopter TNI AD,
-
Beechcraft milik Balai Kalibrasi,
-
hingga private jet Bombardier Challenger CL 604.
Imam menyebut pemerintah sedang menyesuaikan regulasi agar bandara dapat membuka layanan penerbangan komersial. Perubahan status menjadi bandara umum adalah komponen terpenting dari proses tersebut.
Kapasitas Bandara: 1,6 Juta Penumpang per Tahun
Pembangunan Bandara Internasional Nusantara diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 31 Tahun 2023, dirancang untuk mendukung mobilitas pemerintahan sekaligus memperkuat konektivitas IKN sebagai pusat baru Indonesia.
Bandara ini memiliki sejumlah fasilitas unggulan, antara lain:
Runway Terpanjang di Kalimantan
-
Panjang: 3.000 meter
-
Lebar: 45 meter
Runway sepanjang ini memungkinkan pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777-300 dan Airbus A380 mendarat dengan aman. Bahkan, pesawat dapat melakukan penerbangan jarak jauh nonstop ke Timur Tengah atau Eropa tanpa perlu pengisian ulang bahan bakar di bandara lain.
Apron Luas untuk Pesawat Wide Body
-
Luas: 97.189 m²
-
Kapasitas: 5 pesawat wide body atau 9 pesawat narrow body
Taxiway
-
Jumlah: dua
-
Panjang: 146 meter
-
Lebar: 30 meter
Terminal VVIP & VIP Modern
-
Terminal VVIP: 2.350 m²
-
Terminal VIP: 5.000 m²
-
Kapasitas layanan: 420 penumpang per jam atau 1,6 juta penumpang per tahun
Dengan kapasitas tersebut, Bandara Internasional Nusantara siap menjadi hub baru bagi penerbangan domestik maupun internasional di Kalimantan.