fin.co.id - Nasib nahas dialami oleh Jalomo Sinaga (60) pemilik lapak limbah karton di Kampung Tapos Tengah RT 12/04, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Dua unit sepeda motor Vario raib setelah disatroni kompolotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang masuk dengan cara merusak gembok gudang, pada Rabu (10/12/2025) dini hari.
Aksi kejahatan kompolotan curanmor tersebut terekam kamera CCTV. Lapak limbah karton yang baru beroperasi setahun itu diduga sudah ditargetkan para pelaku.
Jalomo bercerita, kejadian terungkap ketika supirnya turun ke lantai bawah untuk ke kamar mandi sekitar pukul 05.00 WIB.
"Supir saya melihat gudang sudah terbuka. Dia tanya anak saya, 'siapa yang buka? Dan ketika diperiksa motor yang biasanya disimpan di dekat gudang ternyata sudah tidak ada, hilang dua sekaligus," kata dia kepada wartawan, Jumat 12 Desember 2025.
Dari rekaman CCTV, terlihat enam pelaku datang dengan tiga unit motor. Salah satu dari mereka membawa rangsel yang dipergunakan untuk merusak gembok gudang.
"Di kamera terlihat dia menggunakan cairan kimia untuk merusak gembok," jelasnya.
Setelah mencuri dua unit Vario, pelaku langsung melarikan diri dengan total lima sepeda motor dua diantaranya hasil curian.
Upaya melacak jalur pelaku melalui CCTV di area sekitar juga gagal. "Kita cek CCTV di atas, tapi sudah tidak ada jejak lagi," tambahnya.
Menurutnya, salah satu faktor yang memudahkan pelaku adalah tidak adanya penjaga di lapak malam hari.
"Malam ini hanya di gembok saja, tidak ada yang jaga," katanya.
Dia pun mengaku merasa resah karena kehilangan dua sepeda motor yang sering dipakai untuk kegiatan sehari-hari. "Tentu saja resah, gimana tidak? Motor kita yang hilang," ujarnya.
Saat ini kasus curanmor tersebut sedang ditangani pihak kepolisian dari Polsek Tigaraksa dan Polresta Tangerang.