"Hal ini menunjukkan bahwa Jakarta yang kita cintai ini adalah kota yang toleran," pungkasnya.
Sementara salah satu jemaat, Yohannes Tobing (36) mengaku senang dengan rampungnya pembangunan Gereja HKBP Ressort Pindok Kelapa.
Dengan begitu, dirinya bersama anak dan istri bisa beribadah dengan tenang tidak harus berpindah-pindah tempat.
"Pastinya seneng pasti. Kita lama pindah-pindah tempat karena gak ada gereja tetap. Sekarang bisa tenang ibadah, merayakan Natal juga bisa di sini," pungkasnya. (Cahyono)