Update Korban Jiwa Bencana di Sumatera Utara Bertambah Menjadi 360 Orang

news.fin.co.id - 17/12/2025, 09:10 WIB

Update Korban Jiwa Bencana di Sumatera Utara Bertambah Menjadi 360 Orang

Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera kembali bertambah

fin.co.id – Jumlah korban meninggal dunia akibat rangkaian bencana alam yang menerjang wilayah Provinsi Sumatera Utara kembali mengalami peningkatan.

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara, total warga yang dinyatakan tutup usia kini mencapai 360 orang.

Dalam laporan resmi Pusdalops PB yang diterima di Medan pada Selasa sore, hingga pukul 17.00 WIB, terdapat penambahan lima korban jiwa baru. Angka ini meningkat dari data sebelumnya yang mencatat sebanyak 355 korban meninggal dunia pada Senin 15 Desember 2025.

Sejauh ini, Pusdalops PB mencatat bahwa sebaran 360 korban jiwa tersebut berada di 12 kabupaten dan kota, dari total 19 daerah yang terdampak bencana di Sumatera Utara.

Advertisement

Rincian sebaran korban meninggal meliputi Kabupaten Tapanuli Tengah dengan jumlah tertinggi sebanyak 127 orang, disusul Kabupaten Tapanuli Selatan 86 orang, Kota Sibolga 54 orang, serta Kabupaten Tapanuli Utara 36 orang.

Selain itu, korban jiwa juga terdata di Kabupaten Deliserdang sebanyak 17 orang, Kabupaten Langkat 13 orang, Kota Medan 12 orang, dan Kabupaten Humbang Hasundutan 10 orang. Sementara itu, di wilayah lain tercatat Kabupaten Pakpak Bharat dua orang, serta masing-masing satu orang di Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Nias, dan Kabupaten Nias Selatan.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menjelaskan bahwa seluruh angka yang dipaparkan merupakan data sementara yang masuk ke meja Pusdalops PB Sumut. Ia menuturkan bahwa saat ini berbagai langkah penanggulangan bencana terus diupayakan oleh pemerintah daerah masing-masing serta pemangku kebijakan terkait.

"Untuk perkembangan atas bencana itu akan terus diinformasikan termasuk data-datanya," kata dia. *

Afdal Namakule
Afdal Namakule
Penulis

Saya jurnalis media online sejak tahun 2016. Saya bergabung dengan fin pada tahun 2018 hingga saat ini dan menjadi redaktur News, Politik dan Lifestyle. Saya juga sering menulis untuk kanal teknologi.