fin.co.id – Program Internet Rakyat atau layanan internet murah yang digagas pemerintah mulai dijalankan di bawah koordinasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Program ini dihadirkan sebagai upaya untuk memperluas akses internet yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyampaikan bahwa Program Internet Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjawab persoalan kesenjangan digital yang masih terjadi di berbagai daerah.
"Program Internet Rakyat hadir sebagai salah satu inisiatif penting pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memperluas akses internet murah dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat," katanya kepada Disway Group, Jumat, 26 Desember 2025.
"Kehadiran program ini diharapkan mampu menjawab tantangan kesenjangan digital, terutama di tengah kondisi layanan yang selama ini belum sepenuhnya menjangkau daerah-daerah tertinggal," lanjutnya.
Dave menambahkan bahwa keterlibatan sektor swasta dalam pelaksanaan program ini menjadi langkah penting untuk mempercepat penetrasi internet secara nasional. Meski demikian, DPR RI menegaskan perlunya penguatan regulasi agar pelaksanaan program tetap mengutamakan kepentingan masyarakat luas.
Dalam hal penganggaran, DPR RI juga menekankan agar alokasi dana difokuskan pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar pemerataan akses digital dapat benar-benar terwujud.
"Dana harus dialokasikan secara proporsional dengan prioritas pada wilayah 3T," ucapnya.
Lebih lanjut, DPR RI memastikan fungsi pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan melalui rapat kerja, kunjungan lapangan, serta evaluasi berkala. Pengawasan tersebut bertujuan agar manfaat Program Internet Rakyat tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan,
"tetapi juga menjangkau masyarakat di pelosok yang masih minim akses digital," tutupnya.
Fajar Ilman/Disway
Internet Murah Mulai Jalan, DPR Ingatkan Jangan Hanya Dinikmati Warga Kota
news.fin.co.id - 26/12/2025, 18:14 WIB
WiFi Lemot?. Image (Istimewa).