Internasional . 26/12/2025, 09:30 WIB

Serangan Bom di Masjid Nigeria Saat Jamaah Sedang Salat, 5 Orang Tewas, Puluhan Luka-Luka

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id – Aksi teror kembali mengguncang Nigeria. Sedikitnya lima jemaah tewas dan 35 orang lainnya mengalami luka-luka setelah seorang terduga pelaku bom bunuh diri meledakkan bahan peledak di dalam sebuah masjid di Kota Maiduguri, ibu kota Negara Bagian Borno, saat pelaksanaan salat Maghrib.

Dilansir dari Reuters, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 24 Desember sekitar pukul 18.00 waktu setempat di Masjid Al-Adum, ketika para jemaah tengah berkumpul untuk beribadah.

Ledakan mendadak memicu kepanikan, sejumlah korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Pendidikan Universitas Maiduguri dan Rumah Sakit Spesialis Negara untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga kini, belum ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan di wilayah timur laut Nigeria, yang selama sekitar 15 tahun terakhir menjadi sasaran aksi kekerasan kelompok pemberontak Islamis Boko Haram dan faksi afiliasinya, ISWAP, yang kerap menargetkan warga sipil, masjid, dan pasar.

Seorang saksi mata sekaligus pemimpin pasar setempat, Masta Dalori, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi ledakan tersebut.

“Tidak ada yang tahu apa yang terjadi. Bom itu meledak saat sedang salat. Allah telah menakdirkan hal ini akan terjadi, tetapi tidak ada yang bisa memberikan detail tentang bagaimana hal itu terjadi,” kata Dalori.

Gubernur Negara Bagian Borno, Babagana Zulum, mengecam keras serangan tersebut. Ia menyebut aksi itu sebagai tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan menodai nilai-nilai keagamaan.

“Benar-benar terkutuk, biadab, dan tidak manusiawi,” ujar Zulum dalam pernyataannya. Ia juga mengimbau peningkatan kewaspadaan di tempat-tempat ibadah serta ruang publik, terutama selama musim liburan.

“Menyerang tempat ibadah adalah penodaan terhadap kesuciannya pada saat umat Muslim sedang melaksanakan ibadah,” katanya, seraya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan doa bagi para korban luka.

Pihak kepolisian mengonfirmasi jumlah korban dalam insiden tersebut. Juru bicara Komando Kepolisian Negara Bagian Borno, Kenneth Daso, mengatakan bahwa aparat telah mengamankan lokasi kejadian.

“Operasi penyisiran oleh tim penjinak bom polisi sedang berlangsung,” kata Daso. Ia menambahkan bahwa penyelidikan terus dilakukan dan mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta waspada.

Sebelumnya, pada Agustus lalu, serangan bersenjata juga terjadi di sebuah masjid dan permukiman warga di wilayah barat laut Negara Bagian Katsina, yang menewaskan sedikitnya 50 orang, berdasarkan keterangan pejabat dan warga setempat. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com