fin.co.id - Pemerintah Kota Solo memutuskan, untuk tidak menggelar pesta kembang api terpusat saat malam pergantian tahun.
Keputusan ini diambil langsung oleh Wali Kota Solo, Respati Ardi, yang sebelumnya sempat menyatakan akan tetap mengadakan perayaan secara sederhana.
Keputusan pembatalan tersebut, menandai perubahan sikap Pemkot Solo menjelang akhir tahun.
"(Fiks ditiadakan pesta kembang api?) Ijik ning omah masing-masing (masih, di rumah masing-masing). Pesta kembang api tapi di rumah masing-masing, gitu ya," ungkap Respati Ardi kepada wartawan.
Meski tanpa pesta kembang api di Balai Kota, Respati menegaskan masyarakat tetap diperbolehkan merayakan malam tahun baru secara mandiri di lingkungan masing-masing.
"Ya, kembang api di rumah masing-masing. Kami di Pemerintah Kota Surakarta membuat acara malam kepedulian di Car Free Night, Balekambang, Balai Kota, dan di beberapa titik yang lain," jelasnya.
Perayaan akhir tahun akan dikemas dengan nuansa kepedulian sosial, dengan melibatkan berbagai lembaga kemanusiaan.
"Temanya adalah malam kepedulian. Kita bekerja sama dengan PMI, Baznas, dan lembaga-lembaga untuk berdonasi yang akan disalurkan dari lembaga-lembaga tersebut kepada saudara kita di Sumatera," ucapnya.
Respati menyebut, pihaknya akan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) serta Baznas untuk membuka penggalangan donasi.
Dana yang terkumpul nantinya ditujukan bagi kegiatan sosial dan kemanusiaan, untuk disalurkan ke wilayah Bencana di Pulau Sumatera.